Caleg Ditembak, Diduga Jadi Otak Pemerasan

0
39 views
caleg nakal
oknum caleg di dor, karena jadi otak pemerasan. (ist)

Wah..wah…belum jadi anggota dewan sudah ‘nakal’ dan berbuat kriminal. Seperti yang dilakukan calon legislatif (caleg) dari Demak, M Musyafak (35) ditangkap dan ditembak polisi karena disangka mendalangi pemerasan. Pria yang mengaku merupakan caleg dari Gerindra ini membantah uangnya untuk aktivitas politik. Lalu untuk apa?

“Untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Musyafak di Mapolres Jepara, Jl. KS. Tubun Jepara, Senin (30/12/2013).

Musyafak yang merupakan warga Mijen Demak ini tidak sendiri dalam melakukan aksinya. Turut ditangkap polisi, Sumardi (41) dan Bambang (35), keduanya warga Sukolilo, Pati, dan S, seorang perempuan muda asal Ngabul Jepara. Satu anggota komplotan lainnya, ME, masih diburu.

Musyafak mengaku maju sebagai caleg dari Dapil 5 meliputi Kec. Mijen, Gajah, dan Karanganyar. “Saya caleg Partai Gerindra,” ungkapnya sambi memegang kaki kirinya yang ditembak polisi.

Kapolres Jepara AKBP Taslim Chairuddin mengatakan komplotan Musyafak ditangkap berdasarkan laporan seorang berinisial VG (35), warga warga Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Ia tidak tahu S adalah anggota komplotan. Saat berkencan dengan S di hotel, ia didatangi di kamar dan diminta uang.

“Masih kami kembangkan kasusnya. Bisa jadi para tersangka tidak hanya sekali melakukan aksinya,” jelasnya.

Musyafak cs dijerat dengan pasal 368 KUHP dan UU Perlindungan Anak. Sebab, mereka melibatkan anak di bawah umur (S) sebagai umpan ke korban.

try/infoB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here