Banjarmasin Inflasi 0,64 Persen

0
55 views
BPS Kalsel
Kepala BPS Kalsel, Dyan Pramono. (ist)

 

Banjarmasin – Dalam siaran persnya, BPS Kalsel menyebutkan, bahwa Kota Banjarmasin selama bulan Januari  2014 mengalami laju inflasi sebesar 0,64 persen. Laju inflasi kumulatif tahun 2014 dan laju inflasi “year on year” (Januari 2014 terhadap Desember 2013) adalah 0,64 persen.

Menurut penuturan Kepala BPS Kalsel, Dyan Pramono Effendi, Senin (3/3),  dari 82 kota yang menghitung indeks harga konsumen, tercatat  78kota mengalami inflasi dan 4 kota mengalami deflasi.

Komoditas yang mengalamikenaikanan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, sewa rumah, ikan tongkol/ambu ambu, ikan gabus, ikan layang/benggol sepat siam, bahan bakar rumah tangga, wortel, semangka.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain angkutan udara, ikan nila, bawang merah, gula pasir, ikan kembung/gembung/banyar,gembolo/aso-aso, kacang panjang, ketimun, daging sapi,
buncis, bayam.

Dari 7 kelompok pengeluaran, 6 kelompok mengalami kenaikan indeks harga yaitu kelompok bahan makanan sebesar 3,56persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,01 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,53 persen, kelompok sandang sebesar 0,25 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen, kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan.

Sedangkan 1 kelompok lainnya mengalami penurunan indeks harga yaitu kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,20 persen  Di Kota Tanjung pada bulan Januari 2014 mengalami inflasi sebesar 2,35 persen. Laju inflasi kumulatif Tahun 2014dan laju inflasi “year on year” (Januari 2014 terhadap Desember 2013) adalah 2,35 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Tanjung selama bulan Januari 2014antara lain:daging ayam ras, ikan layang/benggol, martabak, jagung manis, bahan bakar rumah tangga, ikan nila, tarip rumah sakit, beras, tomat sayur, ikan gabus.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain: bawang merah, kacang panjang, bayam, ketimun, gula pasir, buncis, cabai merah, semangka, jeruk, seragam sekolah wanita.

Rel/infoB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.