FPKS DPRD Kalsel Berharap Pembangunan di Kalsel Sesuai Harapan

0
31 views

DPRD Kalsel111Banjarmasin – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan mengharapkan, agar pemerintah provinsi setempat melaksanakan prioritas pembangunan dengan baik dan sesuai harapan.

Harapan itu disampaikan dalam pemandangan umum terhadap RAPBD Kalsel 2015, pada rapat paripurna DPRD provinsi setempat yang dipimpin ketuanya Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah, di Banjarmasin, Senin.

Fraksi PKS mengapresiasi dan sekaligus mempertanyakan tema pembangunan Kalsel tahun 2015, yaitu : “Peningkatan Perkuatan Perekonomian Daerah dan Pemantapan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk Kesejahteraan Rakyat”.

Pasalnya, menurut wakil rakyat dari PKS itu, dalam prioritas tiga atau peningkatan perekonomian, Pemprov Kalsel haanya mengalokasikan 5,6 persen dari total APBD tahun anggaran 2015.

“Begitu pula kalau dilihat dari total anggaran belanja langsung tahun anggaran 2015, Pemprov Kalsel hanya mengalokasikan 11,47 persen untuk peningkatan perekonomian,” ungkap Fraksi PKS yang diketuai Husaini Suni itu.

Karena itu, melalui juru bicaranya Muhammad Ihsanudin, Fraksi PKS meminta penjelasan kepada eksekutif/Pemprov setempat, bagaimana dalam menentukan tema dan prioritas program dapat sejalan dan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

Sementara itu Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kalsel yang diketuai H Puar Junaidi dalam pemandangan umum tersebut mengharapkan, pada RAPBD Kalsel 2015 tercipta perbaikan sistem pelayanan Pemprov setempat.

Karena menurut Fraksi Partai Golkar yang disampaikan juru bicaranya Syarifuddin Sabang, hampir setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemprov tersebut ada anggaran peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, anggara peningkatan untuk mendorong kinerja pegawai, serta peningkatan sistem pelaporan, dan lainnya, lanjut wakil rakyat dari Partai Golkar tersebut.

Dalam rapat paripurna dewan yang dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan itu, FPG juga mengingatkan efektivitas dan efesiensi penggunaan APBD 2015 harus benar-benar tepat sasaran dan tepat guna dalam menyejahterakan penduduk setempat.

RAPBD Kalsel 2015 tersebut dirancang pendapatan Rp4.736.601.442.000 dan belanja Rp5.236.601.442.000, yang berarti terdapat selirih kurang Rp500 miliar.

Ant/infoB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here