320 Ribu Bibit Kelapa Sawit Gratis untuk Petani Tanbu

0
59 views
buah kelapa sawit
buah kelapa sawit

Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, memberikan bantuan sebanyak 320.000 batang bibit kelapa sawit dan karet kepada kelompok tani di “Bumi Bersujud” Tanah Bumbu.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tanah Bumbu Hanif Faisol Nurofiq, melalui Kasi Bina Produksi dan Pengembangan Perkebunan, Ali Wardhana, di Batulicin, Kamis, mengatakan ke-320.000 bibit sawit dan karet tersebut akan ditanam di 500 hektare lahan.

Dari 320.000 bibit itu terdiri atas 70.000 berupa bibit kelapa sawit dan 250.000 bibit karet, katanya.

“Pengembangan dua sektor perkebunan masih menjadi primadona ekonomi bagi petani di wiayah ini,” ujarnya.

Penyerahan bantuan bibit kelapa sawit tersebut disalurkan melalui 36 kelompok tani di di Kecamatan Matewe, Kusan Hulu, Karang Bintang, Sungai Loban, dan Kecamatan Kuranji.

Penerima bantuan bibit lebih diutamakan bagi kelompok tani yang selama ini belum pernah menerima bantuan dari pemerintah daerah. Mereka secara resmi harus memiliki bukti kepemilikan lahan.

Dikatakan Ali Wardhana, selain memberi bantuan bibit kelapa sawit dan karet, pemerintah daerah juga akan menyalurkan bantuan berupa pupuk dan herbisida untuk menunjang keberhasilan usaha perkebunan petani.

Bantuan pupuk yang rencananya disalurkan kepada seluruh kelompok tani jumlahnya mencapai sekitar 50 ton, dan herbisida sekitar 5.000 liter.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming mengharapkan penyaluran bantuan bibit kelapa sawit dan karet mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani di daerah. Penyaluran bantuan ini adalah wujud keseriusan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor perkebunan khususnya kelapa sawit dan karet.

Dikatakannya bahwa pengembangan sektor perkebunan karet dan kelapa sawit tak lain merupakan jawaban bagi dinamika pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan karena sektor perkebunan bisa terus dikembangkan dan merupakan salah satu SDA yang bisa diperbaharui.

“Berbeda dengan sektor pertambangan, yang hasilnya akan semakin berkurang atau habis sama sekali. Oleh sebab itu, potensi usaha perkebunan inilah yang perlu terus kita kembangkan sebagai salah satu warisan generasi penerus di masa yang akan datang,” jelas bupati.

 

ant/infobanua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.