17 Negara Hadiri Konferensi Bahas Soal Sungai

0
32 views
pasar terapung 2
pasar terapung di Banjarmasin

Banjarmasin – Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali mengatakan sebanyak 17 negara akan diundang untuk mengikuti konferensi sungai di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Konferensi tersebut bertepatan saat peringatan hari jadi ke-489 Kota Banjarmasin yang mendapat julukan kota seribu sungai pada tahun ini,” katanya, Selasa.

Ia menjelaskan konferensi tersebut yang sekaligus seminar tentang sungai di dunia, juga untuk memperkenalkan “kota seribu sungai” Banjarmasin ke dunia internasional.

Gelar konferensi tersebut, terangnya, tindak lanjut pihaknya mengikuti acara konferensi sungai dunia di Negara Jerman beberapa waktu lalu, yang juga hadir Wakil Wali Kota Banjarmasin Irwan Anshari.

Selain itu, Sekdakot Banjarmasin Zulfadli Gajali, dan Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Drainase Kota Banjaramsin Muryanta juga hadir pada konferensi sungai dunia di Jerman tersebut.

Saat konferensi sungai di Jerman itu, ungkapnya, delegasi Banjarmasin mempersentasikan bagaimana sungai di ibu kota Provinsi Kalsel, dan perwakilan negara lain yang hadir mengaku terkesan.

“Mereka (di antara delegasi konferensi sungai tersebut) juga berkeinginan untuk melihat langsung, sehingga tercetus rencana menggelar konferensi lanjutan di Banjarmasin,” jelasnya.

Ia menerangkan, negara seperti Jerman, Itali, Belgia, Kanada, Belanda, Prancis dan lainnya sebanyak tujuh belelas negara yang hadir saat itu, utusan Banjarmasin mewakili Indonesia, sepakat menyatakan akan mengusahakan bisa hadir di acara Harjad Kota Banjarmasin pada 24 September 2015.

“Dalam rapat konsultasi yang saya ikuti dengan pihak Pemkot terkait acara konferensi yang dihadiri 17 negara itu nanti, Banjarmasin siap melaksanakan acara bertaraf internasional tersebut,” bebernya.

Rencana itu, lanjutnya, juga akan dilaporkan ke pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel dan pemerintah pusat, sebab konferensi tersebut merupakan acara antarnegara.

Ia menyatakan, dengan acara berskala besar dan dihadiri negara-negara maju di dunia, dengan pembicaraan masalah khusus sungai efeknya pasti sangat berarti bagi Banjarmasin yang merupakan daerah kaya akan keberadaan sungainya.

“Semoga saja negara-negara maju itu nanti melirik potensi yang ada di sungai-sungai kita ini, baik bentuk inventasi maupun bantuan untuk pemeliharaan, sebab keberadaan daerah kita dengan kaya sungai ini jarang ada di negara lain,” paparnya.

Memang, kata dia, keadaan sungai di Banjarmasin masih sangat jauh pesonanya kalau dibanding dengan sungai di negara Eropa. Namun demikian, sungai di daerah ini memiliki keunikan dan budaya yang tidak ada di negara lain.

“Kami berharap ini sebagai momen kesempatan berharga bagi daerah kita untuk bisa memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata keinternasional, dan saya yakin efeknya nanti sangat besar umumnya untuk negara kita cintai ini,” kata Irwan.

ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here