Banjarmasin Hadapi P2 Adipura

0
39 views

piala adipuraBanjarmasin – Kota Banjarmasin, Ibu Kota Kalimantan Selatan, sedang menghadapi penilaian tahap 2 (P2) Adipura tahun 2015, yakni sebagai katagori kota besar.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin Hamdi Jumat menyatakan, tim penilai Adipura sudah melakukan survai di lapangan sejak Rabu (15/4) lalu.

“Mereka (tim P2 Adipura) sudah kemana-mana melakukan survei lapangan hingga besok (Sabtu, 18/4) trakhir, demikian informasinya,” ujarnya.

Dikatakan dia, tim P2 Adipura tersebut tidak bisa diintervensi, dan pihak Pemkot sendiri memberikan keluluasaan kemana saja tim itu mendatangi objek penilaian yang dikehendakinya.

Menurut dia, Banjarmasin saat ini sudah melakukan beberapa kemajuan untuk meningkatkan objek penilaian, sehingga besar harapan mendapat poin cukup tinggi di setiap objek penilaian atau melebihi nilai standar masing-masingnya 70 poin.

“Sejumlah objek P1 kemarin sudah di atas standar, tinggal tiga objek saja lagi yang perlu dibenahi untuk meningkatkan nilai rata-ratanya, sejujurnya kota kita ini sudah masuk nominasi meraih Adipura,” ujarnya.

Diungkapkan Hamdi, tiga objek yang perlu dibenahi untuk mendongkrak penilaian itu adalah pasar, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Basirih, dan Sungai.

“Dan tiga objek ini sudah menjadi prioritas kita (Instansi di Pemkot) dibenahi, dan saya rasa sudah dilakukan,” paparnya.

Dia mencontohkan untuk pembenahan sektor di TPA, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin yang sudah berupaya agar TPA di Basirih, Banjarmasin Selatan itu bisa menghasilkan gas metan dan disalurkan kemasyarakat.

“Langkah DKP ini bisa menambah nilai luar biasa, termasuk juga melakukan penutupan di zona-zona tumpukan sampah, yang sebelumnya nilai TPA hanya mendapat 68 poin saya yakin bisa meningkat pada P2 nanti,” paparnya.

Sedangkan untuk sektor pasar, kata Hamdi, yang perlu dibenahi untuk meningkatkan penilaian pada P2 nanti adalah pengelolaan sampah, yang masih bermasalah terkait ini adalah Pasar Kalindo dan Gawi Manuntung.

“Dan saya dapat informasinya sudah dilakukan maksimal penanganannya,” ucapnya.

Terkait kualitas sungai di Banjarmasin, Hamdi mengakui masih cukup berat bagi daerah ini melakukan pembenahan secara menyeluruh, namun segala upaya telah dilakukan dengan dilakukan diantaranya pengerukan dan pembersihan beberapa sungai, itu bisa memberi harapan meningkatnya nilai.

“Harapan besar Banjarmasin bisa mendapat piala Adipura untuk pertama kalinya tahun ini, di mana berakhirnya priode wali kota saat ini,” bebernya.

ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here