Wali Kota Banjarmasin H Muhidin ‘Galau’ Tentukan Pendamping

0
56 views
muhidin berdoa
Walikota Banjarmasin H Muhidin

Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H Muhidin yang menyatakan diri sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Kalimantan Selatan priode 2015-2020 lewat jalur independen yang sudah gencar mensosialisasikan diri. Bahkan 500 ribu lembar kopi KTP bukti dukungan warga sudah didapatkan. Tapi mantan Ketua Partai Bintang Reformasin (PBR) Kalsel dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel ini mengaku bingung alias galau menentukan pendamping sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Kalsel/
Sempat beredar nama-nama yang diincarnya menjadi pendampingnya yakni, Fajar Desira (Kepala Bappeda Banjarmasin), Muslih Dirut PDAM Banjarmasin, Gusti Farid (anggota DPD RI) bahkan Aulia Raamadhan Supit (anggota DPRD Banjarmasin) digadang-gadang sebagai calon pendam[ing.
“Saya akui dari nama-nama yang pernah saya sebut sebagai calon pendamping sebagai calon wakil gubernur, belum bisa saya sebut sekarang. Makanya lewat ibadah umrah nanti Insya Allah ada petunjuk,” katanya, Sabtu.
Muhidin mengatakan, sebagai bentuk keseriusannya maju menjadi DA 1. Dirinya sudah menyebar ribuan baliho dibuat dan disebarkannya sebagai aksi mensosialisasikan diri kepada masyarakat, sebab dia merasa memiliki keterbatasan waktu untuk bisa mensosialisasikan diri jika harus bertemu langsung ke masyarakat yang berada di semua pelosok.

“Saya memang akan berusaha menemui masyarakat langsung ke daerah-daerah untuk minta dukungan,” bebernya.

Muhidin yang dikenal pula sebagai pengusaha tambang batu bara di daerah ini mengaku cukup yakin akan lolos sebagai kontestan pada Pilkada Gubernur Kalsel ini karena telah berhasil menggalang dukungan masyarakat banyak lewat pengumpulan ratusan ribu fotocopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat saat ini.

“Saat ini saya sudah berhasil mengumpulkan fotocopi KTP masyarakat kurang lebih 500 ribu lembar, ini sebagai modal saya untuk maju lewat jalur independen,” bebernya.

Hal tersebut, tutur dia, menjadi modal dukungan masyarakat langsung yang nyata padanya hingga dirinya sangat yakin bisa menuai sukses sebagaimana dia rasakan pada Pilkada 2010 untuk menduduki kursi Wali Kota Banjarmasin.

“Mengenai siapa pendamping saya pada Pilkada Gubernur ini belum saya putuskan,” ujarnya.

Mengenai ramainya “perang” baliho para Bacagub Kalsel, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan Samahuddin Muharram menyatakan, tak bisa melarang, sebelum para bakal calon itu dipastikan bisa maju pilkada.

Menurut dia, belum ada tahapan peraturannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini yang melarang atau membolehkan bakal calon gubernur menyebar baliho mensosialisasikan diri ke publik, sehingga KPU tak bisa melarang.

“Jadi posisi kita tidak melarang tidak juga membolehkan, ya. Silakan saja mereka saling tebar baliho, selagi peraturannya belum disahkan,” bebernya.

Ant/infobanua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here