Farid Mundur Dari DPD RI, Totalitas Dampingi Muhidin di Pilkada Kalsel

0
85 views
miuhidin farid
Muhidin (kiri) dan Gt Farid Hasan Aman (kanan)

Gusti Farid Hasan Aman yang masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gusti Farid Hasan Aman menyatakan siap mundur dari DPD untuk mendampingi Wali Kota Banjarmasin H Mudidin maju Pilkada Kalimantan Selatan (Kalsel).

Farid menegaskan itu, Jumat, menjawab pertanyaan wartawan melalui pesan singkat tentang pernyataan Bakal Calon Gubernur Kalsel lewat jalur independen H Muhidin, bahwa komitmen mereka maju pilkada tetap kuat hingga kini, meski ada peraturan baru bahwa anggota dewan harus mundur.

“Ya, tepat, mudah-mudahan Allah dan masyarakat Kalsel dengan murah senyum memilih kami berdua, dan saya siap mewakafkan diri saya untuk masyarakat Kalsel,” tulisnya.

Wali Kota Banjarmasin H Muhidin memastikan, bahwa komitmen mereka berdua untuk maju pada Pilkada ini lewat jalur independen sudah sangat kuat dari awal, sehingga apapun perkembangannya saat ini tetap tidak bisa merubah, tetap terus maju.

Muhidin mengakui sudah melakukan komunikasi dengan Gusti Farid Hasan Aman terkait adanya peraturan baru anggota dewan dan pegawai negeri sipil harus mundur jika ikut mencalonkan diri pada Pilkada. Hasilnya menurut dia, sesuai komitmen awal untuk tetap maju.

Muhidin tetap yakin pihaknya akan lolos untuk menjadi peserta calon kepala daerah pada Pilkada 2015. Ia yakin surat dukungan yang sudah diserahkan pihaknya sebagai syarat maju lewat jalur independen lolos verifikasi faktual di lapangan dan dapat diterima KPU.

“Dengan izin Allah, kita yakin lolos dan maju,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Muhidin dan Farid Hasan Aman merupakan satu-satunya pasangan yang mendaftarkan diri ke KPU untuk maju lewat jalur perseorangan atau independen pada Pilkada Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Desember 2015 nanti.

Tepatnya pada Rabu, 10 Juni lalu pasangan independen ini beserta pendukungnya menyerahkan berkas berkas syarat dukungan berupa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan jumlah 350 ribu lembar, yakni, melebihi jumlah minimal yang ditetapkan KPU sebanyak 326 ribu atau sekitar 8,5 persen dari total jumlah penduduk.

Setelah lolos dari verifikasi administrasi, akan dilakukan verifikasi faktual di lapangan, yakni, mencek satu persatu kebenaran berkas dukungan itu diberikan warga pemilik foto copy KTP dan KK, yakni, dimulai pada 23 Juni lalu hingga kini berjalan.

Jika nantinya berkas calon independen ini kembali lolos verifikasi faktual di lapangan tersebut, maka pada 26-28 Juli, kedua baru bisa mendaftar secara resmi sebagai peserta dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 9 Desember 2015 nanti.

Ant/infobanua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.