Usulan Kementerian LHK Adakan Pesawat Udara Di Setujui Komisi IV DPR

Usulan Kementerian LHK Adakan Pesawat Udara Di Setujui Komisi IV DPR
Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Selatan II M.Dardiansyah (Dok/IB)

Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Selatan II M.Dardiansyah (Dok/IB)

Usulan kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutan pengadaan pesawat atau helikopter dalam rangka kegiatan pengendalian, perlindungan, pengamanan hutan, dan pencegahan kebakaran hutan, di sambut baik komisi IV dan bahkan menyetujui usulan tersebut dengan anggaran sebesar Rp.650 Milyar.

Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Selatan II M.Dardiansyah mengatakan“Komisi IV menyetujui usulan penyesuaian anggaran dari pagu awal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2016 untuk pengadaan pesawat udara atau helikopter,”Senin (21/9), di Gedung DPR, Jakarta.

Dia mengatakan saat ini tidak ada armada yang dimiliki sendiri oleh Kementerian KLH untuk mengawasi ruang lingkup kerjanya terutama sekali kawasan hutan yang mencapai 120 juta ha.

Hutan di Indonesia tidak hanya bermanfaat bagi negara tapi juga bagi dunia,ini perencanaan yang sangat strategis guna menjaga hutan dan kontrol kekuatan pengawasan hutan lewat udara.

Diharapkan dengan adanya armada sendiri pengawasan hutan dan pencegahan serta pengendalian kebakaran dan aktifitas penebangan liar dapat di awasi secara maksimal.

Sementara terkait penindakan terharap pelaku pembakaran hutan yang terjadi, Komisi IV meminta Kemen LHK menerapkan sanksi tegas pelaku pembakaran hutan.

“Komisi IV DPR RI meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan dan hutan dengan menerapkan sanksi yang berat,dan bahkan termasuk mencabut ijin lingkungan dan ijin usaha pemanfaatan kawasan hutan serta mendorong percepatan proses penegakan hukum,”Pungkas M.Dardiansyah

Indra Samsudin Noor

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan