Koperasi Sistem Ekonomi Berbasis Demokrasi Pancasila

0
144 views
Anggota DPRRI Komisi IV,Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si
Anggota DPRRI Komisi IV,Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si

Tasikmalaya-Info Banua.Telah 68 tahun sudah hari koperasi dirayakan bangsa Indonesia, terlebih kebanggaan tersendiri bagi warga Tasikmalaya di mana kongres Koperasi pada tanggal 12 Juli1947 untuk pertama kalinya diselenggarakan di Tasikmalaya. Demikian prolog presentasi Acep Adang Ruhiat Anggota DPRRI Komisi IV,dalam Seminar bertema “Penataan Sistem Perekonomian Nasional Berbasis Demokrasi Pancasila”.

Seminar yang diselenggarakan pada hari senin tanggal 28 September 2015 yang lalu bertempat di aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Cipasung ini diikuti dengan antusias oleh 150 orang peserta yang mewakili beberapa perguruan tinggi di Kab. Tasikmalaya.

“Sebagai warga Tasikmalaya, tidak ada salahnya jika saya atau bahkan yang lain merenungkan kembali nilai historis itu. Bukan tanpa alasan tentunya, para funding father kira memilih Tasikmalaya sebagai tempat pelaksanaan kongres”.kata Politisi Senayan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Kemudian beliau menambahkan: “perenungan ini penting dilakukan dalam upaya menggugah kembali kesadaran akan pentingnya koperasi dijadikan sebagai basis ekonomi masyarakat. Coba kita cermati, hari ini banyak lembaga ekonomi, bahkan lembaga asing yang berlomba-lomba mengeruk keuntungan dengan embel-embel kredit usaha”.

Dengan mengambil nilai-nilai historis , sudah menjadi kewajiban kita bersama kiranya untuk mengambil hikmah nilai-nilai perjuangan perkoperasian dan selanjutnya diaplikasikan pada kehidupan dalam konteks kekinian,jelasnya.

Seminar ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran berkoperasi, dimana berkoperasi harus jelas targetnya. Siapa sebenarnya yang ingin dibangun,peran apa saja yang bisa dimainkan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat secara bersama-sama,sebagaimana amanat Pancasila dan UUD 1945.

Menurutnya, ini nilai-nilai yang tumbuh, hidup, dan berkembang dalam kehidupan masyarakat menjadi perekat dan pengikat kerukunan bangsa, terlebih dalam kegiatan berekonomi. Nilai-nilai tersebut telah menjadi kekuatan pendorong untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Kristalisasi nilai-nilai tersebut, tidak lain adalah sila-sila yang terkandung dalam Pancasila.

Acep Adang Ruhiat, sekaligus Ketua Senat STIE Cipasung menjelaskan,” MPR RI yang juga sebagai lembaga perwakilan sekaligus lembaga demokrasi adalah wadah bermuaranya berbagai aspirasi masyarakat dan daerah sebagai manifestasi kedaulatan rakyat. Keberadaan lembaga MPR pasca reformasi menjadi sangat penting dan strategis dalam mendorong pengembangan kehidupan demokrasi sesuai dengan cita-cita proklamasi dan tuntutan reformasi, begitu pula pembenahan dan penataan sistem ekonomi kita”.

Dalam penutupan presentasinya, anggota MPR/DPRRI ini mengajak kepada seluruh peserta untuk membangkitkan kesadaran, bahwa sebagai mahasiswa sekaligus generasi penerus perjuangan bangsa sudah selayaknya mengambil peranan dalam membenahi perekonomian bangsa yang terpuruk ini melalui kegiatan entrepreuneur (kewirausahaan) dimanapun berada.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.