Restorasi Gambut Harus Berkoordinasi Dengan Kementeriaan Terkait

0
36 views
Anggota DPRRI Komisi IV Fraksi Gerindra Sjachrani Mataja (dok/Info Banua)
Anggota DPRRI Komisi IV Fraksi Gerindra Sjachrani Mataja (dok/Info Banua)

Jakarta,Info Banua. Badan Restorasi Gambut yang di bentuk untuk mengatasi kerusakan lahan Gambut dampak dari kebakaran lahan dan hutan,dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus berkoordinasi dengan kementerian terkait,meskipun badan ini non struktural bertanggung jawab langsung kepada presiden,

Demikian di kemukakan Anggota DPRRI Komisi IV Fraksi Gerindra Sjachrani Mataja,di Gedung DPRRI jakarta, Selasa(26/1).

“Meski tidak bertanggung jawab kepada kementerian dalam hal ini kementerian kehutanan,meski begitu harus ada koordinasi dengan kementerian kehutanan,mengingat tugas pokok badan ini ada di bawah tugas dan kewenangan Kementerian Kehutanan”,kata Sjachrani Mataja.

Salah satu tugas Badan ini berdasarkan instruksi presiden adalah membuat kanal untuk penampungan dan penyaluran air di lahan gambut,untuk ketersediaan air saat musim kemarau di lahan gambut dan antisipasi musibah kebakaran lahan gambut yang kekeringan akibat kemarau.

“Jika kanal merupakan keharusan untuk di buat perlu juga di pertimbangkan,mengingat kanal yang kering memiliki resiko yang tinggi untuk kesuburan lahan terutama gambut yang di peruntukkan bagi pertanian”,jelas Sjachrani.

Sjachrani Mataja mengingatkan,”sebelum melaksanakan program badan ini harus mengkaji lebih dalam lagi ,agar program yang akan di laksanakan benar bermanfaat,dan tepat mengatasi solusi,karena program yang akan di laksanakan nantinya mempergunakan dana yang besar”.

“Lahan Gambut memiliki masalah yang besar pada saat musim kemarau,namun di musim penghujaan memiliki keuntungan yang besar pula untuk lahan pertanian,kesuburan lahan gambut sangat baik bagi pertanian khususnya padi,”katanya.

Menurut sjachrani,”dalam pengkajian program yang akan di buat harus melibatkan beberapa kementerian tidak hanya kementerian kehutanan,namun kementerian pertanian dan juga kementerian Pekerjaan umum terkait pembuatan kanal agar memiliki kualitas yang bagus”.

Jika Badan Restorasi Gambut Nasional ini berhasil dalam merestorasi lahan gambut maka kedepan pertanian kita akan lebih baik lagi,karena persawahan yang berada di lahan gambut akan dapat terus berproduksi meskipun di musim kemarau akan dapat berproduksi,karena selama ini lahan gambut jika musim kemarau tidak dapat berproduksi justru menimbulkan masalah kebakaran lahan’,pungkas Sjacrani Mataja.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here