Hentikan Penggusuran Rumah Purnawirawan

0
53 views
(ist/dok/Info Banua)
(ist/dok/Info Banua)

Permasalahan penggusuran rumah dinas purnawirawan TNI sudah berlarut-larut. Langkah yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan, Panglima TNI dan DPR sejauh ini belum menunjukkan titik terang. Komplek perumahan yang di huni para purnawirawan sering mengalami penggusuran secara paksa,ini harus di hentikan,hal tersebut di kemukakan Anggota Komisi I DPRRRI Abdul Latief Hanafiah ,Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Kalimantan Selatan II di Gedung DPRRI Jakarta,selasa (26/1).

“Sepengetahuan saya pada tahun 2011 terdapat data 22.000 orang menempati rumah dinas yang terdiri dari purnawirawan, veteran, warakawuri, pensiunan Kemenhan dan para anak cucunya. Pembangunan rumah susun, rumah kopel bantuan dari Kementerian PU sudah lebih dari 20.000 unit, namun sejauh ini tidak mengurangi tekanan penggusuran yang terus berlangsung,ini sangat memprihatinkan dan harus di hentikan”,tegas Latief.

Abdul Latief Hanafiah menyarankan penyelesaian masalah penggusuran ini perlu putusan politik,Presiden seharusnya membentuk panitia kerja untuk penyelesaian ini yang melibatkan para Menko, Menhan, Menteri PU, Menkeu dan Menteri Agraria/Kepala BPN sehingga dapat dihasilkan putusan yang komprehensif.

“Setahu saya masalah penggusuran ini sudah terjadi sejak tahun 2000 lalu, sejumlah langkah penyelesaian sudah dilakukan,namun tidak kunjung selesai penggusuran rumah yang di tempati purnawirawan terus terjadi,”katanya.

“Kita malu kalau ini berlarut-larut,kalau rumah dinasnya mau dijual ya jual, kalau mau diambil untuk peruntukan rumah prajurit aktif ya ambil dan di berikan penggantian yang layak dan sesuai kepada para purnawirawan yang menempati,untuk rumah baru mereka yang layak.” pungkas Abdul Latief Hanafiah.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here