Impor Beras,Kegagalalan Bulog Dalam Menyerap Beras Lokal

0
38 views
Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Selatan II M.Dardiansyah (dok/IB)
Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Dapil Kalimantan Selatan II M.Dardiansyah (dok/IB)

Jakarta,Info Banua.Pemerintah jangan melakukan impor beras untuk raskin secara terus menerus dan harus dibatasi sampai tahun 2016 tahun ini saja,demikian di ungkapkan anggota Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalimantan Selatan II M.dardiansyah jum’at (22/1) di Jakarta.

“Walaupun kualitas beras impor cukup bagus namun jangan mengimpor beras lagi dari luar untuk tahun 2016 ini”,katanya.

Dijelaskannya,”di akhir tahun 2016 pemerintah tidak boleh lagi melakukan impor beras,oleh karena itu perum bulog yang di tunjuk pemerintah sebagai penyangga kebutuhan beras harus dapat memaksimalkan penyerapan beras lokal”.

“Perum Bulog di nilai tidak mampu memaksimalkan kinerjanya untuk menyerap produksi beras yang di hasilkan petani lokal,sehingga menimbulkan kekurangan stock beras secara Nasional,dan ini akan kita evaluasi”, katanya

“Estimasi Kementerian Pertanian kita surplus beras, tapi masih harus mengimpor beras untuk kebutuhan stock,ini itdak benar,kebijakan ini  harus dikaji ulang,”tegas Dardiansyah.

Import beras kali ini kita bisa memaklumi karena ada komitmen dari pemerintah Indonesia dengan Thailand dan Vietnam untuk mengimpor satu juta ton untuk tetap menjaga stok pangan dalam negeri,jelas Dardiansyah.

“ Menurut saya cukup hanya kali ini saja impor beras dari luar,secara riil impor beras dari luar tahun ini harus dihentikan sambil melihat ramalan panen petani lokal yang akan datang,”pungkas M Dardiansyah.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here