Narkoba Mewabah,Generasi Bangsa Rusak

0
54 views
Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si,anggota DPR/MPR RI
Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si,anggota DPR/MPR RI

Tasikmalaya,Info Banua.Tantangan keutuhan bangsa saat ini telah merasuk sampai setiap relung kehidupan berbangsa dan bernegara. Di era terbuka dan serba digital sekarang yang meniscayakan gencarnya informasi lewat media sosial berpotensi menuju maraknya terorisme, narkoba dan beragam kejahatan lainnya.
Melihat fenomena ini, Drs. H. Acep Adang Ruhiat, M.Si sebagai anggota DPR/MPR RI merasa bertanggung jawab membentengi keutuhan ideologi bangsa melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat untuk menyerap saran dan masukan terkait ketahanan nasional.
Acara yang terselenggara tanggal 27 Pebruari 2016 yang lalu bertempat di aula Balai Desa Karangmulya, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dengan melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.
Globalisasi dan keterbukaan informasi serta pesatnya kemajuan ekonomi memberikan dualisme efek. “Satu sisi memberikan dampak positif, namun di sisi lain berpotensi menjadikan indikasi lunturnya wawasan kebangsaan akibat tidak bisa menyaring pengaruh luar yang berujung pada perilaku disintegrasi bangsa, khususnya ancaman narkoba”. Ujar Acep Adang Ruhiat.
Terkait dengan jeratan Narkoba, Acep Adang Ruhiat menuturkan, bahwa orang mengkonsumsi narkoba akan kehilangan kesadaran akal pikiran atas pengaruh narkotika tersebut. Dan orang yang kehilangan kesadaran akal pikiran sama dengan orang yang tidak punya akal. Jika manusia kehilangan akal, maka sesunggguhnya ia sama dengan binatang ternak, bahkan lebih sesat.
Allah SWT lebih jauh mengingatkan umat manusia melalui firmannya QS : al-A’raf, 7: 179: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat kebesaran (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telingan (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seumpama binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”.
Acep Adang mengatakan ada ungkapan yang menyebutkan “Al Insan Hayawan Antiq” artinya manusia adalah hewan yang berfikir. Jika sudah tidak berfikir, maka ia bukan manusia sungguhan. Kondisi manusia tidak berfikir sebagaimana layaknya manusia yang normal terjadi ketika mengonsumsi narkotika.
Oleh karena itu Acep Adang Ruhiat mengingatkan para generasi muda agar tidak mendekati narkoba, apalagi menggunakannnya. “Sekali menggunakan narkoba yakinlah hidup kita tidak akan bahagia,” pungkasnya.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here