Praktek Monopoli Industri Film Di Indonesia Dampak Belum Adanya Peraturan Pemerintah

0
47 views
Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan , Asdi Narang,SH,MH.COMM.LAW
Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
 Asdi Narang,SH,MH.COMM.LAW

Jakarta,Info Banua.Monopoli industry perfilm di Indonesia hingga saat ini telah sampai pada tahap yang sangat memprihatinkan,demikian di kemukakan Anggota DPR Komisi X Fraksi PDI Perjuangan Asdi Narang di Jakarta belum lama ini.

Menurut Asdi Narang”monopoli tersebut terjadi di karenakan belum adanya peraturan pelaksana oleh pemerintah,meskipun undang undang tentang perfiliman telah ada,namun peraturan pemerintah sebagai acuan dalam pelaksanaan undang undang belum ada”.

Belum adanya peraturan pemerintah mengakibatkan tumpang tindih regulasi dalam aturan industri perfilman ,kelemahan ini mengundang praktek monopoli ,dan melemahkan kreatifitas pelaku industri film yang sangat tergantung pada pemilik modal yang telah menguasai industri film. .

“Monopoli mengakibatkan sulitnya industr film berkembang,di tambah lagi industr perfilman masuk dalam Daftar Negatif Investasi (DNI),memperparah kondisi pertumbuhan investasi perfilman di Indonesia”,kata Asdi Narang.

“Pemerintah seharusnya segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah sebagai acuan pelaksanaan dari Undang Undang Perfilman yang telah ada,dan mengeluarkan industry perfilman dari Daftar Negatif Investasi serta membuka regulasi untuk melindungi investasi perfilman Indonesia”,tegasnya

“Diakuinya masuknya industry film dalam DNI mempersulit investor dalam menanamkan investasinya bidang perfilman,padahal industry perfilmnya sebagai salah satu industry kreatif memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia”,pungkas Asdi Narang.

Indra Samsudin Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here