Revolusi Perbenihan Menuju Industrialisasi

0
588

petanikuKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pelaku usaha perbenihan mewujudkan revolusi perbenihan yang berdaya saing dan berkelanjutan menuju industrialisasi perbenihan.

“Revolusi perbenihan harus dapat menjadi titik tolak menghasilkan suatu industri perbenihan,” ujar Direktur Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya Sarifin pada acara konsolidasi perbenihan nasional di Banjarbaru, Selasa.

Mengutip Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam acara yang dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor itu, ia menjelaskan industri perbenihan yang terus berupaya diwujudkan yakni industri yang memperhatikan lingkungan.

“Lingkungan itu baik lingkungan usaha budidaya maupun lingkungan sekitar. Contohnya, tidak menggunakan obat-obatan dalam usaha perbenihan atau menghasilkan benih-benih ikan lokal untuk selanjutnya di tebar ke alam,” ungkapnya.

Ia mengatakan benih bermutu yang dihasilkan oleh induk unggul merupakan kebutuhan utama dalam usaha perikanan budidaya melalui gerakan Penggunaan Induk Unggul.

“Kami mendorong terwujudnya perikanan budidaya yang mandiri, memiliki daya saing diluar daerah dan berkelanjutan didukung pusat maupun daerah,” kata dia.

Menurut dia, kemandirian seperti penyediaan induk unggul dan benih bermutu dengan membangun jejaring, distribusi induk unggul, penyiapan SDM hingga penerapan pembenihan.

Tahun 2016, Dirjen perikanan budidaya mengalokasikan anggaran yang cukup besar, baik pada UPT pusat maupun UPTD melalui tugas pembantuan.

“Tujuannya meningkatkan kinerja pengelolaan perbenihan perikanan dalam rangka percepatan produksi induk unggul dan benih memenuhi jaminan mutu,” ujarnya.

Sesuai prioritas Ditjen Perikanan Budidaya, target yang ingin dicapai 2016 adalah produksi 1 juta hektare induk unggul dan 100 ribu benih ikan bermutu.

“Pencapaian sasaran itu dapat diwujudkan melalui sinergitas, komitmen dan strategi antar UPT pusat melalui DJPB maupun UPT di daerah,” katanya.

rel/ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here