Penerbitan Peraturan Menteri KKP Harus Didukung Sepenuhnya

0
37 views

 

Anggota Komisi IV DPRRI,Fraksi Partai Nasdem,H.Hamdhani,S.IP
Anggota Komisi IV DPRRI,Fraksi Partai Nasdem,H.Hamdhani,S.IP.

Jakarta,Info Banua.Penerbitan dua Peraturan Menteri Kelautan Perikanan no 1 dan 2,yang bertujuan untuk menjaga dan melindungi kelestarian laut dan biota laut Indonesia harus di dukung sepenuhnya.Permen tersebut juga berperan banyak dalam membenahi praktik pencarian ikan di kawasan laut Indonesia,demikian di kemukakan Anggota Komisi IV DPRRI Fraksi Partai Nasdem Hamdhani,di Jakarta (7/5).

“Dampak permen tersebut juga membuat Para nelayan yang sebelumnya menggunakan perangkat tangkap ikan yang membahayakan lingkungan, akhirnya merasa terancam dengan keberadaan permen itu”,katanya

Menurutnya“Penangkapan ikan dengan peralatan yang merusak lingkungan juga akan berdampak pada kematian ikan-ikan yang kecil dan kerusakan koral,serta biodata laut lainnya”

Pelarangan mempergunakan peralatan tangkap yang membahayakan harus di sikapi dan di dukung.

Pihaknya berharapa nelayan dapat memahami kebijakan pemerintah sebagai upaya menjaga kelestarian laut Indonesia.

Permen KKP No. 2/2015 memuat larangan bagi kapal-kapal nelayan untuk menggunakan alat tangkap ilan pukat hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Hal itu, menurut Hamdhani, turut berdampak pada hilangnya sumber penghidupan para nelayan berikut adanya potensi konflik sosial akibat terganggunya jaringan sosial produksi di masyarakat nelayan.

“Meski ada potensi perubahan sosial di masyarakat ,terganggunya pasokan ikan untuk konsumsi dalam negeri ,hanya bersifat sementara”,tegasnya.

Dampak permen tersebut hanya bersifat temporer saja,KKP hendaknya segera menjalankan program-program penanggulangan dampak peraturan secara konsisten. Program tersebut antara lain, subsidi BBM untuk nelayan, asuransi, bantuan 3.600 kapal, alat tangkap yang ramah lingkungan, ice storage, dan SPBU BBM,jelasnya.

Bentuk bantuan bukan hanya untuk perikanan laut saja, tapi juga sungai dan danau. KKP perlu menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi penduduk yang menggantungkan hidupnya pada perikanan di sungai dan danau,dengan begitu dampak dari penerbitan permen akan dapat di tanggulangi”, pungkas Hamdhani.

 

Indra Samsudin Noor

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.