Sampai Oktober, Realisasi BPJS RSUD Ulin Rp10 Miliar

0
64 views

ulin
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Hj Suciati Mkes mengatakan, sampai dengan Oktober 2016 realisasi BPJS di RSUD Ulin sudah mencapai angka Rp10 miliar. Kemungkinan nilai itu terus bertambah karena masih akan ditutup Februari sampai September.

“Kami berharap segera dilunasi pembayarannya, jika belum di ferivikasi sebaiknya dibayar lebih dulu. Karena akan diperhitungkan kembali soal verivikasinya,” katanya.

Suciati meminta, tim verivikasi harus bekerja lebih keras lagi. Sebagai gambaran di tahun 2016 berapa? 198 itu dari BPJSnya hampir Rp200 miliar. Rata-rata pengeluaran dari BPJS klaim sebulan antara Rp15 sampai Rp20 miliar tergantung naik turunnya kunjungan.

Yang paling banyak penanganan pasien kasus-kasus operasi itu yang tidak bisa ditangani di tingkat 2 atau di Kalteng dirujuk di sini. “Alasan belum terbayar BPJS karena belum verivikasi, mungkin kebijakan Jakarta belum jelas atau karena keterbatasan tenaga tadi,” paparnya.

Disebutkannya, sebelum era BPJS kunjungan perbulan pasien rawat jalan tercatat 6 ribu sampai 8 ribu orang pasien rawat jalan. “Sekarang sekitar 10 ribuan perbulan pasien rawat jalan. Kalau rawat inap 2400 orang pasien. Ketersediaan tempat tidur RSUD Ulin ada 600, tapi adanya pembangunan-pembangunan ini yang fungsi maksimal 546 tempat tidur dari kelas 3 sampai Aster VIP nya. Kalau kelas 3 nya sekitar 300 tempat tidur,” paparnya.

Setiap harinya RSUD Ulin kelas Aster terisi sekitar 95 – 98 persen, untuk kelas 3 tercatat 60 – 70 persen. Penangan pasien untuk penanganan penyakit hampir 6 bulan itu untuk kasus-kasus penyalit kanker, operasi tumor,karena ahli bedah patologinya cuma dua orang. Kadangkala sehari cuma mampu layani dua orang pasien untuk dioperasi, karena operasinya lama sekitar 3 jam, 6 jam sampai 8 jam.

“RSUD Ulin terus berupaya menambah tenaga medis dengan menambah keterampilan mereka sendiri kita sedang menyekolahkan, itu ada 16 orang dokter spesialis belum datang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here