BPJS Ketenagakerjaan Beri Manfaat dan Perlindungan Bagi Pekerja Informal

0
29 views

ramadhan-sayo

Kemudahan dan layanan yang prima terus diberikan BPJS Ketenagakerjaan Kalsel kepada masyarakat banua. Bahkan edukasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan Kalsel mampu menggugah masyarakat yang belum mengetahui manfaatnya. Mulai antusias bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan itu.
Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka kita akan merasa aman saat bekerja karena kalau kita mengalami kecelakaan kerja maka BPJS Ketenagakerjaan akan mengganti biaya pengobatan kita. Jika kita mati saat bekerja maka ahli waris kita akan mendapatkan uang santunan yang besar. Dan jika kita menjadi tua dan pensiun maka kita mendapatkan uang yang besar untuk menghadapi masa pensiun kita.
Pendekatan dan edukasi untuk masyarakat yang menonjolkan manfaat dari badan penyelenggara jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan Kalsel, seperti yang dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kalsel Ramadhan Sayo, telah memberikan kejelasan kepada masyarakat. Sehingga mereka sangat memahami manfaat proram kecelakaan.

“Upaya meningkatkan pelayanan khusus bagi tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja untuk pengambilan saldo jaminan hari tua dalam klaim dapat melalui bank yang sudah ditunjuk yakni BRI,” katanya.

Begitu juga bagi peserta yang hendak membayar iuran dapat melalui atm dan agen agen online penerima pembayaran iuran. Yang juga sudah melakukan kerjasama peningkatan pelayanan lainnya, bahkan di daerah sudah membuka pelayanan di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kalsel.
Sehingga jika terjadi kecelakaan kerja maka seluruh biaya perawatan dan pengobatan sampai sembuh akan ditanggung peserta bpjs ketenagakerjaan cukup memperlihatkan kartu peserta atau KTP dan akan langsung dilayani sesuai indikasi medis.
Keberhasilan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan bpjs ketenagakerjaan Kalsel juga membuat timbulnya kesadaran masyarakat yang tidak lagi serta merta mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) setelah mereka berhenti bekerja.
Karena saldo JHT itu tidak hilang dan tersimpan dengan baik, tidak ada potongan adminidtrasi atau pengurangan lainnya. Bahkan bunganya lebih tinggi dari bank sehingga yang tadinya banyak pekerja yang datang ke BPJS Ketenagakerjaan dan mengambil JHT nya sekarang sudah mulai berkurang.

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan
Ada dua cara pendaftaran dari BPJS Ketenagakerjaan:
1. Peserta Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja: Pihak pemberi kerja akan mendaftarkan diri beserta para pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan.
2. Peserta Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja alias pekerja informal atau pekerja mandiri, maka mendaftarkan sendiri.
3. Bik perusahaan maupun perorangan bisa mendaftar secara online.

Berapa iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan?
Iuran peserta BPJS Kesehatan adalah:
1. Iuran jaminan kecelakaan kerja terbagi atas 5 kelompok, yaitu:
a. Kelompok I (tingkat risiko sangat rendah) : 0,24% dari upah sebulan.
b. Kelompok II (tingkat risiko rendah) : 0,54% dari upah sebulan.
c. Kelompok III (tingkat risiko sedang) : 0,89% dari upah sebulan.
d. Kelompok IV (tingkat risiko tinggi) : 1,27% dari upah sebulan.
e. Kelompok V (tingkat risiko sangat tinggi) : 1,74% dari upah sebulan
2. Iuran jaminan kematian sebesar 0,30 % dari upah sebulan.
3. Iuran jaminan hari tua sebesar 5,7 % dengan ketentuan 3,7 % dibayar oleh perusahaan dan 2 % dibayar oleh peserta atau karyawan.
4. Iuran jaminan pensiun sebesar 3% dari upah sebulan, dengan ketentuan 2% ditanggung oleh pemberi kerja dan 1% ditanggung oleh pekerja.
Yang dimaksud dengan upah sebulan adalah upah pokok ditambah dengan tunjangan tetap. Iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian ditanggung oleh perusahaan. Iuran jaminan hari tua dan jaminan pensiun ditanggung bersama oleh perusahaan dan karyawan. Batas terendah upah adalah UMR (Upah Minimum Regional) dan batas tertinggi upah adalah 2 kali PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here