Jamkrida Kalsel Targetkan Penjaminan ke UMKM Rp720 Miliar

Jamkrida Kalsel Targetkan Penjaminan ke UMKM Rp720 Miliar

jamkrida

Keberadaan Jamkrida Kalsel terus berkembang pesat seiring dengan dimilikinya kantor yang representative. Ditambah dengan SDM yang cukup handal dan profesional.
Bahkan tahun 2017, Jamkrida Kalsel memasang target penjaminan Rp720 miliar untuk UMKM yang ada di Kalsel.

Hal ini dibenarkan Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel H Abdul Hamid Riza, untuk tahun 2017 Jamkrida Kalsel mematok target penjamknan sebesar Rp720 miliar, karena pihaknya berkeyakinan dengan dimilikinya kantor di Jalan MT Haryono yang dipercayakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel H Sahbirin Noor.
“Hal ini sebagai upaya pengembangan usaha dan melakukan penjaminan terhadap UMKM yang ada di Kalsel,” katanya.

Sehingga diberikannya tempat atau gedung kantor yang representatif bagi PT Jamkrida Kalsel dalam rangka pencitraan dan operasional yang nyaman.

“Kami juga mengikuti perkembangan teknologi, sehingga dengan penguasaan teknologi yang baik dan canggih berarti bisa mengakomodir semua operasional yang ada disini dan bisa berjalan dengan lancar dalam rangka pelayanan,” katanya.

Menurut Hamid, jika penyertaan modal memang tetap sebesar Rp70 milyar, pihaknya belum mengajukan. Karena masih akan mempelajari APBD 2017, jika memang memungkinkan pihaknya akan mengajukan. Guna menambah modal kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.

Kendala yang dihadapi Jamkrida, adalah masih adanya kredit macet. Karena situasi kondisi ekonomi di Kalsel dalam beberapa tahun ini.

Selain itu, adanya persaingan dengan retail moderen seperti Alfamart dan Indomart, secara otomatis masyarakat banyak yang memilih, karena ada kenyamanan dan kemudahan.

Visi Perusahaan :
“Menjadi Perusahaan Penjaminan yang sehat, kompetitif, terpercaya dan berkembang dalam penguatan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi menuju terciptanya struktur perekonomian yang seimbang dan mantap”

Misi Perusahaan :
Dalam usaha mencapai visi perusahaan kedepan, perusahaan mempunyai misi:
1. Melakukan kegiatan usaha penjaminan kredit dan bantuan konsultasi manajemen bagi penguatan usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi agar menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.
2. Meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan sehingga mampu berkembang sekaligus memperoleh keuntungan guna memberikan pelayanan kepada UMKMK, mitra bisnis serta kemanfaatan bagi perusahaan dan pemilik perusahaan (share holders).
3. Proaktif terhadap segala bentuk perubahan dan tetap memperhatikan kepentingan terkait (Stake Holder).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply