Anggota MPR/DPR RI Drs. H. Saiful Rasyid gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

0
87 views

Amuntai,Info Banua.Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk negara kita dan ini telah kita sepakati bersama lewat pendahulu kita. Bentuk NKRI ini harus kita pertahankan sampai kapanpun selama negara ini masih berdiri. Demikian dikemukakan Anggota MPR /DPR RI Saiful Rasyid dalam Sosialisasi Empat Pilar di Birayang Surapati, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (14/2/2017).

Pada kesempatan tersebut Saiful Rasyid juga menjelaskan sistem pemerintahan yang diterapkan oleh bangsa Indoesia yakni Sistem presidensiil yang merupakan sistem pemerintahan paling tepat untuk Bangsa Indonesia.

Dalam sistem Presidensiil, puncak pemerintahan tertinggi diemban oleh seorang presiden dibantu para menteri dalam menjalankan roda pemerintahan.

Belakangan ini kita banyak melihat beberapa kejadian di deaerah yang membuat presiden disibukkan untuk menyelesaikannya, padahal persolan tersebut dapat diselesaikan tanpa harus melibatkan presiden.

Saiful Rasyid mencontohkan persoalan yang terjadi di Ibu Kota, Jakarta. Persoalan yang terjadi, menurutnya, dapat diselesaikan asal kita semuanya menjunjung tinggi Hukum, sebagai panglima tertinggi dalam menegakkan kebenaran di negeri ini.

Presiden harus lebih Fokus dalam menyelesaikan persoalan Bangsa yang lebih besar,jangan melibatkan diri pada persoalan yang seharusnya bisa didelegasikan.

Dalam Ideologi negara kita,  sudah diatur dan kita tinggal kembali pada yang telah disepakati bersama dalam peraturan dan hukum yang ada.

Pada kesempatan kali ini Saiful Rasyid kembali mengajak masyarakat yang hadir dalam Sosialisasi Empat Pilar tersebut untuk kembali pada sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bentuk Negara kita adalah NKRI, hormati hukum sebagai panglima tertinggi dalam menegakkan keadilan dan kebenaran. Presiden sebagai kepala pemerintahan kembali pada tugas. Marilah kita tegakkan hukum dan hormati apa yang sudah kita tetapkan. Agar terwujud sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan kelima, Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here