Kotawaringin Barat Siapkan 2.400 Hektare Untuk Lahan Pertanian

0
60 views

IMG_0823Kobar,Info Banua.Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam mewujudkan swasembada pangan, cukup tinggi. Salah satu buktinya, lahan seluas 2.400 hektare di Desa Rangda Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kobar, telah dibuka untuk jadi areal tanaman pangan.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamalludin, di wilayah ini siap dikembangkan produksi pertanian, holtikultura, perkebunan hingga peternakan dan perikanan.

Untuk tahap awal, lanjut dia, di kawasan ini lebih fokus dalam mengembangkan pertanian. “Tentu kami gembira dengan adanya kelompok tani yang secara inisiatif akan mengembangkan produksi tanaman pangan. Tentu kami akan mendukungnya dengan kegiatan atau program ketahanan pangan”.

Senada, Sekretaris Gapoktan Ketimpun Jaya, Mulyadi mengatakan, saat ini ada sekitar 250 orang yang tergabung dalam 7 kelompok tani.  “Awalnya 2 kelompok. Selangkun Jaya dan Ketimpun Jaya.  Berselang waktu.  Sekarang jadi 7. Anggota 250.”.

Dia menyatakan, mulai 2016 gapoktan-nya sudah memulai penanaman padi di areal 8 hektare. Dalam 1 hektare menghasilkan hingga 2 ton padi. “itu masih ditanami bibit lokal. Kalau bibitnya super pasti hasilnya bisa lebih”.

Komitmen Kobar untuk mewujudkan swasembada pangan ini, mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng), Hamdhani. Selasa, (7/2/2017), Anggota Komisi IV DPR RI tersebut meninjau langsung areal tanaman pangan di Desa Rangda itu.

Menurut Politisi Partai NasDem tersebut, areal lahan di Rangda memiliki potensi yang sangat baik untuk pengembangan kawasan tanaman pangan.  Dirinya pun siap untuk memperjuangkan anggaran pusat agar bisa membantu ketersediaan sarana dan prasarana pertanian.

“Pada dasarnya kami dari komisi IV DPR RI siap men-support. Mungkin nanti bisa alsintan masuk untuk kelompok tani di sini. Dengan dana aspirtasi, saya dapat langsung diberikan kepada kelompok tani dengan koordinasi dengan dinas-dinas”,jelasnya.

Politisi NasDem tersebut melanjutkan, Komisi IV DPR RI membidangi pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan dan bulog. Artinya, Komisi IV yang mengesahkan setiap kebijakan alokasi pada Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian LHK serta Badan Urusan Logistik.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here