PHRI Diminta Rangkul Dinas Pariwisata, Wujudkan Target 20 Juta Kunjungan Wisatawan

0
80

Guna memaksimalkan retribusi daerah dan mewujudkan target 20 juta arus kunjungan wisatawan. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Ricki Ratman berharap, PHRI Kalsel melakukan sinergi dengan Dinas Pariwisata.

Hal ini jika dikaitkan dengan nilai ekonomi itu harus ada kontribusi hotel dan restoran. PHRI

PHRI PHRI

Momen Rapat Kerja Nasional (Rakerda) II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) harus bisa mensukseskan Visit Wonderful Indonesia 2018,” kata Dadang ketika membuka Rapat Kerja Nasional (Rakerda) II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
di Hotel Golden Tulip, Rabu (26/4) .
Dikatakan Dadang, pihaknya sudah mengusulkan ke Menteri Pariwisata dan disetujui karena ada target 20 juta kunjungan wisman. Strateginya bagaimana ada tiga yakni selalu spirit,semangat kebersamaan, gotong royong, sinergi antara lima kelompok kepentingan.
Menurut Dadang, menteri sering mengatakan ABECMA, A akademisi, B bisnis, E goverment, C komunitas, MA media massa atau wartawan. Untuk mencapai target 20 juta ini yang pertama kita harus kompak semua pihak. Jangan ada konflik berantem antar kita sendiri, kita punya musuh diluar musuh yang secara emosional karena negara tetangga yang sudah bisa mendatangkan wisman ini sudah 20 juta pada saat ini, negara Thailand sudah hampir 30 juta. Indonesia masih 12 juta pada tahun 2016 target tahun 2017, 3 juta tambahannya jadi sekitar ada 15 juta.
“kita harus kompak dalam hal strategi, pengembangan destinasi,setelah strategi pemasarannya bagaimana,strategi SDM bagaimana masyarakat melakukan pelayanan terbaik pada wisatawan,”jelas Dadang.
Dikatakan Ketua Umum BPP PHRI Haryadi B Sukamdani, dengan partisipasi seluruh anggota PHRI melalui BPD dan BPC di 33 provinsi di Indonesia bahwa kami yakin pariwisata Indonesia khususnya sektor hotel dan restoran akan dapat menyumbangkan kontribusinya bagi perolehan devisa negara. “PHRI berharap agar anggota dan warga masyarakat agar sadar akan potensi pariwisata untuk bersama-sama mempublikasikan baik secara langsung maupun media sosial,”kata Haryadi.
Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakerda) II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Ricki Ratman, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Agus Santoso, Gubernur Kalsel diwakili staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik, H Hawari. inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here