Pemprov Kalsel Laksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

0
42 views

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim mengatakan, sesuai Inpres No 1 tahun 2017 dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat diharapkan peranan semua sektor kalau ditingkat pusat. Paling tidak ada 20 sektor yang terlibat didalam upaya-upaya melakukan kegiatan-kegiatan dalam gerakan hidup sehat.
“ Kalsel melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat , dilatari sebenarnya dengan perubahan transisi demologi dulu penyakit-penyakit menular lebih tinggi, sekarang transisinya penyakit tidak menular kalau dulu penyakit ispa, penyakit diare cukup tinggi tetapi sekarang itu justru penyakit-penyakit tidak menular yang kita sebut PTM yang meningkat,” katanya di sela-sela kegiatan Forum Dislkusi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Selasa (23/5),di Hotel Rattan Inn.
Ddiantaranya stroke, hipertensi , kanker dan lain sebagainya. Dan harus betul-betul fokus menyelesaikan masalah ini dan kedua faktor prilaku jadi penyakit PTM ditambah prilaku-prilaku yang tidak sehat kemungkinan trennya akan berlanjut ini yang upaya kita akan prventif promotif yang harus kita kedepankan.
Tindak lanjuti di provinsi semua sektor-sektor terkait yang terlibat didalam upaya-upaya Dinas Kesehatan bagaimana prilaku masyarakat kita agar berubah pada prilaku yang kurang sehat menjadi prilaku sehat itu bisa dilaksanakan.
Muslim mengatakan, melaksanakan rapat koordinasi dengan lintas sektor itu yang kita lakukan baik di tahun 2017 dilaksanakan maupun perencanaan yang lebih matang dan lebih fokus lagi tahun 2018. Poinnya kalau tahun 2017 ini kita mendorong agar tersosialisasi dan prilaku-prilaku yang berhubungan dengan aktifitas fisik, jadi peningkatan aktifitas fisik pada masyarakat terjadi dan yang kedua keterkaitan makan sayur dan buah, dan secara rutin melakukanpemeriksaan dini terutama penyakit yang tidak menular, ini fokus untuk tahun 2017.
“Kalau kebijakan kesehatan memang untuk mencapai Indonesia sehat dan Kalimantan Selatan sehat terutama yakni pendekatan keluarga, pendekatan keluarga ini berharap yang menjadi perubahan paradikmanya adalah pelayanan itu nanti lebih banyak kekeluarga di rumah,” terang Muslim.
Ditambahkan Muslim, nanti petugas-petugas kita lebih banyak pendekatannya ke keluarga, jadi pelayanan-pelayanan yang sifatnya menunggu di pelayanan sendiri kita harap berkurang, kecuali misalnya sudah tidak tahan lagi misalnya lalu dilakukan pemeriksaan di puskesmas. Dengan pendekatan keluarga tadi kita mampu memetakan masalah kesehatan di keluarga itu, melakukan interpensinya dan juga melakukan pemeriksaannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.