Pengurus Persatuan Sumpit Tradisional Indonesia (PSTI) Dikukuhkan

Pengurus Persatuan Sumpit Tradisional Indonesia (PSTI) Dikukuhkan

Pengurus Wilayah Komite Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) Kalsel secara resmi mengukuhkan kepengurusan Persatuan Sumpit Tradisional (PSTI) Kalsel dibawah pimpinan Hj Galuh Hairun Nisa. Acara pelantikan dilangsungkan di Palem Hotel, oleh Ketua Pusat Surherman yang didampingi Ketua KOTI Kalsel.

Menurut Hj Galuh, usai dirinya dilantik akan segera melakukan agenda konsolidasi terhadap organisasi ini. Diantaranya menyiapkan atlit-atlit Kalsel menuju Pornas IV 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan 24 Oktober2017.
“Adapun atlit-atlit yang kami siapkan untuk sumpit adalah atlit yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, atlit yang berasal dari Kabupaten Balangan dan dari Kota Banjarmasin sendiri,” katanya.
Untuk atlit sumpit putri kelas 10 meter, 15 meter dan 20 meter, disiapkan 9 atlit dan untuk atlit putra 18 atlit. “Target kami dari tingkat nasional di pekan olahraga tradisional di Makassar tahun 2016 kemarin kami mendapatkan 3 medali emas ketiga-tiganya kami sabet semuanya. Selanjutnya untuk tahun 2017 ini Pornas IV 2017 di Banjarmasin provinsi Kalsel target kami adalah semua emas ingin sabet semuanya. Untuk emas berjumlah 12 untuk putra dan putri jadi total 24 medali,” paparnya.
Galuh mengatakan, target PSTI sendiri selain meraih prestasi adalah agar sumpit ini bisa lestari karena bagian dari budaya atau olahraga tradisional daerah Kalsel. Serta mengangkat lagi olahraga tradisional yang sudah mulai dihilangkan oleh anak-anak generasi muda.
Sementara itu, Ketua Komunitas Olahraga Tradisional (KOTI) Kalsel Abdul Hamid mengatakan, pada program jangka pendek pihaknya melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk KOTI-KOTI sampai seluruh kabupaten/kota. “Kami hidupkan kembali komunitas-komunitas olahraga atau kelompok-kelompok olahraga tradisional,” katanya.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan