Anggota MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Warga Di Kecamatan Banjarmasin Selatan

0
57 views

Banjarmasin,Info Banua.Tidak kurang dari 150 orang warga di kecamatan Banjarmasin Selatan mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota MPR M.Dardiansyah yang di selenggarakan di Aula Kecamatan Banjarmasin Selatan,Selasa (6/6/2017).Empat pilar yang dimaksud terdiri dari, Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Menurutnya penerapan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Terlebih saat ini di tengah masyarakat muncul berbgai perpedaan pendapat dampak dari kemajuan dan kemajemukan masyarakat,ini Jangan sampai menjadi perpecahan karena berbagai perbedaan yang muncul.

Bukan tanpa alasan. Munculnya permasalahan disintegrasi bangsa, kasus rasisme, tawuran, isu-isu yang menyangkut SARA, dan banyak hal lain terjadi akibat mulai luntur dan memudarnya penerapan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam kehidupan sehari-hari. “Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah modal utama pembangunan bangsa. Dengan prinsip ini, persatuan dan kesatuan akan tumbuh di negeri Indonesia yang majemuk ini,” papar Dardiansyah.

Dardiansyah menambahkan, Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara merupakan panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat. “Melalui pengamalan nilai-nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme untuk semakin mencintai dan bisa membangun negeri,” katanya.

Dardiansyah menjelaskan Pancasila merupakan pilar yang pertama dan utama karena merupakan dasar negara Indonesia. Pilar kedua adalah UUD 1945. Dijadikannya UUD 1945 sebagai pilar kedua karena UUD merupakan pedoman bagi setiap pembuatan undang-undang.Di dalam UUD 1945 juga terdapat tujuan bangsa serta bagaimana menjalankan sebuah negara yang demokratis sesuai pancasila.

Pilar ketiga adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI dijadikan salah satu pilar kebangsaan karena bangsa kita adalah bangsa yang majemuk. Terakhir adalah Bhineka Tunggal Ika. Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan dari negara Indonesia yang maknanya adalah walaupun bangsa Indonesia berbeda-beda baik suku, agama, ras, etnis, budaya, serta bahasa, tetapi pada dasarnya tetap satu.

“Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut hadir sebagai landasan dan jalan agar semua tujuan negara dapat tercapai. Hal ini karena tujuan negara berasal dari UUD 1945. Sedangkan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu dan pancasila hadir sebagai dasar dari ketiga pilar diatas. Jadi, jika kita mampu mengerti dan mengamalkan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, maka bukan tidak mungkin tujuan negara akan tercapai sesuai harapan dari para founding father negara kita,” pungkas Dardiansyah. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.