Menyonsong Indonesia Emas, Pajak Bertutur Kantor Wilayah DJP Kalselteng

Menyonsong Indonesia Emas, Pajak Bertutur Kantor Wilayah DJP Kalselteng

Pajak penyumbang sekitar 75 persen penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan 20 persen digunakan untuk anggaran pendidikan seperti rehabilitasi ruang kelas, tunjangan profesi guru, sertifikasi dosen, Kartu Indonesia Pintar, Bantuan Bidik Misi seta Bantuan operasional sekolah serta digunakan untuk pembangunan infrasruktur, anggaran kesehatan dana desa dan lainnya, namun peran penting pajak ini masih belum banyak diketahui masyarakat sehingga kepatuhan baik pembayaran maupun kepatuhan pelaporan pajak masih sangat rendah.
Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, Imam Arifin, Jumat (11/8)

“Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur yang merupakan bagian dari suatu gerakan nasional sadar pajak serentak di seluruh wilayah Indonesia yang dilaksanakan unit vertikal Direktorat Jenderal Pajak di 2000-an sekolah dan perguruan tinggi dengan jumlah peserta 120.000-an siswa/mahasiswa,”katanya.

Dikatakan Imam, Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah menyampaikan apresiasi yang besar terhadap 67 sekolah dan 2 perguruan tinggi yakni Universitas Lambung Mangkurat dan Politeknik Negeri Banjarmasin yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan totol peserta sebanyak 4.830 orang di wilayah kerja Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah yang meliputi 9 KPP Pratama dan 18 KP2KP.

Imam menjelaskan, bahwa Kegiatan Pajak Bertutur ini merupakan acara kick off Program Edukasi Sadar Pajak yang akan dilaksanakan secara simultan diseluruh elemen pendidikan baik kurikulum maupun pembelayaran sebagai upaya bersama Kementrian Keuangan (Direktorat Jenderal Pajak) dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan seta Kementrian RIset Teknologi dan Pendidikan Tinggi selaku pihak yang membidangi pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integritasi muatan kesadaran pajak dalam proses pendidikan menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045 sehingga diharapkan generasi ini telah memiliki budaya sadar pajak dan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan mandiri. Hal ini dengan Pajak Bertutur mereka belajar berbagi esok dan nanti mereka menjadi pahlawan sejati.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan