7 Ribu Kayu Gelondongan Diamankan Tim Gabungan Polda Kalsel dan Baharkam

7 Ribu Kayu Gelondongan Diamankan Tim Gabungan  Polda Kalsel dan Baharkam

Ditpolair Polda Kalimantan Selatan bersama Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, menyita 7.376 batang kayu gelondongan campuran (kayu bulat berasal dari hutan hak/budidaya jenis kayu Jabon, Sukon, Durian, Asam dan Petai) di kawasan Sungai Barito Desa Talaran Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan pada hari Sabtu 5 Agustus 2017.

“Terungkapnya, berawal dari petugas patroli Ditpolair Polda Kalimantan Selatan bersama Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menemukan susunan kayu yang berupa rakit tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah diwilayah Sungai Barito Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan yang sumber kayu masih dalam proses pemeriksaan oleh petugas,” ucap Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana ketika Press Release Penanganan Dugaan Tindak Pidana Illegal Logging di Perairan Sungai Barito Kabupaten Barito Kuala, Jumat (11/8/2017) pukul 15.30 wita.

Sebelumnya Minggu 6 Agustus 2017 pukul 10.00 wita, Baharkam Mabes Polri bersama Ditpolair Polda Kalsel dan Polres Batola yang dihadiri oleh Baharkam Polri Brigjen Pol Drs. Lotharin Latif SH., M.HUM, Kombes Pol YS. Widodo, didampingi Wakapolda Kalsel Kombes Pol Nasri S.I.K., M.H, Dir Polair Polda Kalsel Kombes Pol Gatot Wahyudi. AKBP Sarli S S.Ik, AKBP Agusman S.Ik, AKBP Syahril Saharda SH S.Ik, AKP Sakun SH MA dan Iptu Achmad Nurul Huda SH, telah lebih dulu melakukan pengecekan kayu log illegal tersebut.

Kapolda Kalsel menjelaskan 7.376 batang kayu log illegal yang berhasil diamankan tersebut yakni 273 batang kayu log jenis Maranti berasal dari pemilik tersangka JF, SA, RA, NH dan SD, sedangkan 465 batang kayu jenis Maranti lainnya berasal dari tersangka yang saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

“Kelima tersangka sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Ditpolair Polda Kalsel, guna proses hukum selanjutnya dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” ucap Kapolda Kalsel.

Selain 5 (lima) tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti ribuan kayu gelondongan campuran, 3 (tiga) unit kapal motor, yang saat ini sudah diamankan meskipun masih berada dilokasi ditemukannya kayu log illegal tersebut oleh petugas patroli perairan wilkum Polda Kalsel.

Kelima tersangka disjerat dengan Pasal 83 Ayat (1) Huruf b Jo Pasal 12 Huruf e UU No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman kurungan 5 (lima) tahun penjara, dan denda Rp.2,5 miliar,” kata Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan