Warga Kotabaru 'Geger' Temuan Granat Nenas Peninggalan Tentara Inggris

Warga Kotabaru 'Geger' Temuan Granat Nenas Peninggalan Tentara Inggris

KOTABARU – Akhirnya sejak siang tadi menunggu tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana dari Banjarbaru akhirnya tiba di Kotabaru pada malam hari dan sekitar pukul 22.50 wita mereka langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi terhadap granat yang sejak pagi menggegerkan masyarakat.

Sesaat tiba pada lokasi yang sudah di sterilkan, 3 tim orang anggota Gegana yakni Iptu Sunardi Panit Gegana Satuan Brimob Banjarbaru, Brigadir Tri Prasetyo Gegana Satuan Brimob Batulicin, Iptu Jalil Subden 2 Pelopor Batulicin langsung menuju pusat TKP dan menemukan 2 buah granat aktif yang langsung diamankan.

Kendati demikian, karena informasi yang didapat diawal ada 3 buah granat maka kemudian pada pukul 23.00 wita tim memanggil Yudi Sunardi untuk melakukan pengecekan kembali pada rumah yang terbakar miliknya melihat kemungkinan ada yang masih tersisa.

Kasat Reskrim Polres AKP Suria Miftah SIK SH yang didampingi oleh Iptu Sunardi dan Iptu Jalil di Mapolres Kotabaru dalam jumpa pers mengatakan bahwa, tim Brimobda dari Batulicin sebanyak 7 orang dan tim Gegana 2 orang telah melakukan evakuasi dan menemukan 2 granat.

“Granat pertama sudah tidak pemicunya tapi masih aktif dan yang kedua masih lengkap beserta dengan alat pemicunya. Alhamdulillah, untuk granat sudah diamankan dan besok akan kembali melakukan pengecekan ke TKP,” terangnya.

Dikatakannya lebih jauh, diketahui bersama dalam kejadian tersebut sama sekali tidak ada motif apa-apa karena pada saat peristiwa rumah Yudi Sunardi terbakar anaknya yang laki laki sudah membawa keluar dan ingin dititipkan kepada tetangga.

“Ketika ingin dibawa keluar membawa benda itu keluar rumah oleh anaknya yang laki laki bermaksud ingin menitipkannya kepada tetangga, tapi alhasil tetangga pun tidak ada yang mau dan tidak mengetahui bahwa isinya adalah granat. Yudi Sunardi juga tadi sudah dimintai keterangan dan tidak ada motif apa-apa,” tambahnya.

Senada dengan itu, ditambahkan oleh Iptu Sunardi, jenis granat yang ditemukan adalah nanas pragmentasi MK II buatan Inggris sisa perang Dunia II yang mana disimpan oleh purnawirawan yang sudah meninggal namun meskipun berkarat tapi masih aktif karena bahan peledaknya masih ada didalamnya, dengan radius ledakan yang membahayakan untuk daerah amannya sekitar 100 meter.

“Sementara granat kita amankan di Mapolres Kotabaru kemudian selanjutnya akan dikoordinasikan kembali apakah akan dimusnahkan disini atau di Mako Brimob,” katanya.

Dalam evakuasi tadi, pihaknya menggunakan alat khsusus yang biasa digunakan untuk mengamankan bom yang masih aktif yang terbuat dari serat dan bisa menahan ledakan granat.

“Kemungkinan bisa meledak karena kondisi sudah berkarat dan salah satu penguncinya juga tidak lengkap lagi,” tandasnya.

(ANI)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan