Baru Satu Kali ''Goyang', Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP Banjarbaru

Baru Satu Kali ''Goyang', Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP Banjarbaru

BANJARBARU – Pasangan mesum terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja kota Banjarbaru , saat asyik di dalam kamar losmen Ardhika Jalan Angkasa Pura Landasan Ulin di wilayah Kecamatan Landasan Ulin , kota Banjarbaru , Rabu (20/9)siang sekitar pukul 13.05 WITA .

Pasangan mesum ini tidak bisa berkutik saat puluhan , tepat nya dua puluh lima petugas Satpol PP Kota Banjarbaru melakukan razia penyakit masyarakat dengan sasaran kost , Losmen dan hotel di wilayah Landasan Ulin dan sekitar kota Banjarbaru .

Bahkan salah satu pasangan mesum sempat mengaku dirinya melakukan persetubuhan baru satu kali itu pun saat didesak petugas .Menurut pengakuan Rossi 34 tahun (nama samaran ) Warga Jalan Trans Kalimantan Malintang , kata Rossi ia mengenal pasangan nya melalui transaksi telpon seluler .

” Saya masuk kamar sekitar jam 11 .00 Wita dan baru main satu kali karena dari perjanjian sampai pukul 15.00 Wita dan hasil kesempatan Transaksi disepakati Rp 700.000 sedang kan waktu nya empat jam “, tutur Rossi dihadapan petugas Satpol PP.

Sementara pengakuan Yanty 24 tahun ( nama samaran ) warga Jalan Manggis Gang Janar Kota Banjarmasin .yang tak lain alumni pembatuan pekerjaan sebagai PSK merupakan sudah kebiasaan .

” Memang sebelum nya saya penghuni dirumah bordil pembatuan , karena terlalu ramai dan enak cari uang keterusan,” ujar Yanti tanpa ekspresi.

Petugas kembali memeriksa kamar-kamar yang disewa tamu hotel dan menemukan pasangan remaja yang berasyik masyuk di dalam kamar.

Saat ditanya dan diminta kartu identitas oleh petugas pasangan mesum mengaku tidak membawa kartu identitas sama sekali. Mereka mengaku menyewa kamar hanya untuk istirahat sehabis pergi jalan-jalan.

Kasi Ops Satpol PP Wahyu mengatakan, razia ini menyasar pasangan bukan suami istri yang ngamar di hotel maupun hotel melati. Pasangan mesum yang kedapatan kemudian dibawa petugas untuk didata dan diberi peringatan.

” Setelah kita data ternyata dari pasangan ini merupakan penghuni Eks Pembatuan yang sudah mendapat kan konpensasi jaminan hidup yang diberikan Pemko Banjarbaru , sedangkan dari pengakuan salah satu pasangan dia sudah melakukan transaksi , maka kita jebakan Perda Nomer 6 Tahun 2014 dengan hukuman enam bulan dan denda Rp 50 juta “, ujar Wahyu . (Fahmi)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan