Program TMMD Kodim 1007 Banjarmasin, Bantu Pemko Banjarmasin Menghemat Anggaran 30 Persen

0
59 views

Banjarmasin – Pemko Banjarmasin sangat diuntungkan dengan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1007 Banjarmasin yang akan membangun 23 jembatan di Sungai Gampa.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya TMMD ini, karena bisa dilaksanakan di Banjarmasin. Lewat TMMD Pemko Banjarmasin bisa berhemat anggaran hingga 30 persen dari pelaksanakan TMMD jika dibanding membuat sendiri dari proyek reguler,” paparnya usai upacara pembukaan dan sekaligus peninjauan ke lokasi TMMD di Sungai Gampa, Rabu (27/9/20170. Yang turut dihadiri Kolonel Hartomo yang menjabat Staf Ahli Pangdam IV Mulawarman.

“Kami anggarkan Rp1,1 miliar, mungkin jika tanpa TMMD selesainya tiga bulan dengan menelan biaya pasti lebih banyak dari itu,” tuturnya didampingi Camat Banjarmasin Utara Apil DNR.

.Program TMMD Kodim 1007 Banjarmasin akan diwujudkan dengan membangun 23 jembatan di Daerah Sungai Gampa Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin.

“Pembuatan jembatan terdiri dari 19 jembatan kecil dengan total panjang 137 meter dan lebar dua meter serta pembuatan empat jembatan besar dengan total panjang 106 meter dan lebar dua meter,” kata Dandim 1007 Banjarmasin Letkol Inf Wilson Napitupulu. .

Pembangunan sarana infrastruktur di daerah pinggiran Kota Banjarmasin itu termasuk dalam Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 Kodim 1007 Banjarmasin yang dijadwalkan berlangsung satu bulan dari tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017.

Selain jembatan, Tim Satgas TMMD juga bakal membangun jalan sepanjang 729 meter dengan lebar dua meter serta sasaran tambahan berupa bedah rumah sebanyak enam unit di kawasan kampung pesisir sungai itu.

“Kami juga melaksanakan operasi nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, radikalisme, pertanian holtikultura, kesehatan KB, Narkoba, sosialisasi rekrutmen TNI serta pengobatan gratis dan pasar murah,” ucap Wilson kepada wartawan usai upacara pembukaan TMMD Ke-100 Kodim 1007 Banjarmasin.

Jumlah keseluruhan operasional Tim Satgas TMMD yang bekerja setiap harinya sebanyak 200 orang terdiri dari prajurit Kodim 1007 Banjarmasin, Yonif 623/BWU, Denzipur 8/GM, Lanal Banjarmasin, Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin, Polresta Banjarmasin serta unsur masyarakat.

Kehadiran Tim Satgas TMMD disambut antusias penduduk setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani padi dan berkebun jeruk itu.

Bahkan warga kampung lain di seberang sungai tempat lokasi TMMD juga meminta TNI untuk membangun daerah mereka yang juga masih minim sarana infrastrukturnya.

Hal itupun, ujar Wilson, sudah disampaikannya kepada Pemkot Banjarmasin yang diharapkannya bisa menganggarkan kembali tahun depan untuk meningkatkan sarana jalan dan lain sebagainya di kawasan terpencil di kota berjuluk “Kota Seribu Sungai” itu.

“Jadi selama satu bulan penuh Tim Satgas TMMD tinggal di rumah-rumah penduduk, bahkan uang makan kami diserahkan kepada tuan rumah untuk dimasak bersama, jadi kebersamaan antara prajurit dan masyarakat benar-benar terjalin nyata,” ujar alumni Akmil 1998 itu.

Wilson juga mengatakan terkait akses masuk kendaraan roda empat yang tak bisa menuju ke lokasi, material bangunan pun disalurkan secara estafet menggunakan kelotok melalui jalur sungai.

“Saya optimis dengan semangat seluruh prajurit dan masyarakat, target satu bulan dapat terselesaikan 100 persen dan warga setempat akan menikmati hasilnya,” kata Dandim 1007/Banjarmasin.

rel/ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.