Perayaan HUT ke-72 Brimob Polda Kalsel Dimeriahkan Tarian Dayak dan Drama Kolosal

Perayaan HUT ke-72 Brimob Polda Kalsel Dimeriahkan Tarian Dayak dan Drama Kolosal

Peringatan hari jadi ke 72 korps Brimob Polri juga diaramaikan dengan tarian kolosal Dayak. Menariknya dalam tarian tersebut, penari pria mengenakan pakaian khas Brimob Polda Kalsel. Mereka merupakan anggota Bhayangkari dan Bhayangkara Brimob Polda Kalsel.

Tidak sampai disitu rangkaian acara hari jadi korps Brimob juga diisi drama kolosal. Sementara sebelumnya dalam rangkaian acara yang serupa Brimob Brigjen Rachmat Hendrawan juga memberikan penghargaan warga kehormatan korps Brimob.

Penghargaan diberikan kepada Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana dan Wakapolda Kalsel Kombes Pol Nasri SIK.

Sebelumnya, upacara peringatan hari jadi ke 72 di lapangan Mako Brimob Kalimantan Selatan dipimpin oleh Kapolda Kalsel, Brigjend Pol Drs Rachmat Mulyana.

Dalam sambutannya, Brigjend Pol Rachmat meminta kepada jajarannya untuk bersama-sama mengembalikan kepercayaan kepolisian di tengah masyarakat, penanggulangan bencana serta pengamanan Pilkada 2018 serentak.

Turut hadir seluruh Kapolres dan pejabat tinggi Polda Kalsel, kepala adat se Kalimantan Selatan, forkopimda Kalsel dan petinggi Korem 101 Antasari dan seluruh tamu undangan lainnya.

Brimob Polri memiliki sejarah panjang sebagai suatu kesatuan yang berada dibawah organisasi Polri. Sebagai unsur pelaksana utama pusat, kesatuan ini mempunyai spesifikasi tugas berbeda dengan Polisi tugas umum.

Sepanjang perjalanannya, Brimob Polri selalu ikut andil dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa Indonesia baik dalam usaha membela negara maupun ikut melawan pemberontak di masa – masa awal berdirinya Republik Indonesia.

Bila kita kilas balik berdirinya Brimob Polri, tidak dapat dipisahkan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, sekaligus sebagai patriot bangsa yang mempunyai tanggung jawab dalam menjaga keamanan negara dan sebagai satuan yang siap dalam mengemban setiap tugas.

Dengan usia yang telah mencapai 72 tahun, dapatlah dipahami bahwa institusi ini hampir sama tuanya dengan usia negara dan bangsa Indonesia. Untuk itu, tidak ada salahnya sebelum lebih jauh melangkah, kita mencari tahu terlebih dahulu pasang surut Brimob Polri dalam kurun waktu 672 tahun yang bergerak dinamis sesuai dengan tuntutan jaman.

rel

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan