2018, Tidak Ada Kenaikkan Tarif Air PDAM Kotabaru

2018, Tidak Ada Kenaikkan Tarif Air PDAM Kotabaru

Kotabaru – Masyarakat tidak perlu risau karena pada tahun 2018 dipastikan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak akan menaikkan tarif harga air.

Itu diungkapkan Wakil Bupati Kotabaru kepada wartawan di sela-sela acara sarasehan publik Rabu (6/12/2017) bertempat di Hotel Grand Surya Kotabaru.

“Tidak akan ada kenaikkan tarif air PDAM 2018, pemerintah daerah mau tidak mau harus memberikan subsidi, “tandas Wakil Bupati, lalu menambahkan pemberian subsidi itu dilakukan karena PDAM merupakan perusahaan daerah yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata-mata akan tetapi lebih mengedepankan kepentingan sosial, terutama kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas.

Data yang ada, biaya operasional PDAM Kotabaru lebih tinggi dibanding omset atau pemasukan dari pelanggan PDAM.

Selama ini PDAM Kotabaru mengalami berbagai kebocoran pipa saluran air sehingga menimbulkan banyak kerugian dari pihak PDAM yang cukup besar.

Menurut pihak BPKP pemasangannya, cakupannya sudah mencapai 26%, kalau sampai 50% saja, tentu akan berpengaruh terhadap biaya operasional. Karena biaya operasional itu over head seperti biaya gaji dan biaya operasional lainnya. Tapi kan lama-kelamaan kalau pelanggan akan terus bertambah, tentu beban biaya operasional akan semakin teratasi.

Pokoknya, komitmen pak bupati tidak akan menaikkan tarif air PDAM, sebelum memperbaiki kualitas, seperti airnya bersih, kualitas pelayanan lebih baik dan tidak lagi ribut-ribut soal air pada musim kemarau.

“Kalau itu semua sudah terpenuhi, baru akan berpikir ke arah sana,
PDAM ini, sosial oriented bukan profit oreinted, ” tandasnya.

Data yang ada, perkembangan kinerja produksi, distribusi, dan tingkat kehilangan air PDAM Kotabaru dari 2012-2016, ternyata tidak lebih baik.

Pada tahun 2012 volume distribusi air sebanyak 4.400.803 m3, volume penjualan 3.441.024 m3 dengan volume kehilangan air sebanyak 21,81%. Sementara pada tahun 2013 volume distribusi air sebesar 4.719. 094 m3, volume penjualan sebesar 3.683.890 m3 dan vokume kehilangan air 21, 94%. Sedangkan pada tahun 2014 volume distribusi 5.767.556 m3, volume penjualan 3.567.562 m3 dan vokume kehilangan air 38, 14% . Pada tahun 2015 volume distribusi 4.815.200 m3, penjualan 3.089.708 m3, kehilangan air 35,83% dan pada tahun 2016 volume distribusi 5.326.070 m3, penjualan 3.470.303 m3 dan kehilangan air 34,83%.

Acara itu dihadiri dari BPKP Provinsi, Wakil Bupati Kotabaru, Lanal dan kepolisian serta Kepala Dinas Pendapatan, Kepala Bappeda, Kepala Inspektorat, Lingkungan Hidup, Camat,
MUI dan tokoh masyarakat dan LSM.( Ani)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan