Peraturan Baru Bulu Tangkis, Mulai Servis Hingga Format Skor Berubah

Peraturan Baru Bulu Tangkis, Mulai Servis Hingga Format Skor Berubah

Ada yang aneh dengan gaya servis Viktor Axelsen di instagram miliknya, pertengahan November lalu. Pemain nomor satu dunia di nomor tunggal putra itu benar-benar merendahkan posisi badannya, hampir setengah jongkok. Lantas, ia memukul shuttlecock.

Tentu ini tak lazim, sebab biasanya para pebulu tangkis hanya sedikit membukukan badannya untuk melakukan servis–atau beberapa di antaranya bahkan tegak. Pemain asal Denmark itu sadar apa yang ia lakukan.

Ia hanya menyindir mengenai peraturan baru yang dikeluarkan Badminton World Federation, yakni soal servis. Sebab, dalam rapat Anggota Dewan BWF di Montego Bay, Jamaika, beberapa waktu lalu, disetujui bahwa pukulan pertama tersebut bakal diubah.

“Keseluruhan shuttlecock harus di bawah 1,15 meter dari permukaan lapangan pada saat dipukul oleh raket,” begitu tulis laman resmi BWF.

Peraturan ini mulai berlaku pada 1 Maret mendatang, termasuk untuk kejuaraan kalender BWF–Thomas dan Uber di Bangkok dan BWF World Championships di Nanjing–dan turnamen superseries final.

Pengecualian di BWF World Junior Championships. Sedangkan untuk turnamen kategori 2 (seperti Indonesia Open dan China Open) dan kejuaraan kontinental, mulai berlaku pada April. Uji coba ini, diharapkan BWF mampu berlangsung hingga akhir tahun.

Dalam peraturan sebelumnya, shuttlecock tak boleh lebih tinggi dari pinggang pemukul. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan servis antar satu pemukul dan pemukul lainnya.

Pemain yang pernah merasakan kelemahan dari peraturan lama ini adalah ganda putra Malaysia, Tan Wee Kiong/Goh V Shem di final Olimpiade Brasil 2016. Di gim ketiga, ketika terjadi rubber game, mereka kehilangan angka karena dua kali servisnya dinyatakan salah.

“Saya percaya, ini (peraturan baru) akan memberikan gambaran yang jelas kepada hakim servis untuk menyatakan salah atau benar,” ucap Wee Kiong, yang dikutip dari The Star.

Hal inilah yang ingin dimengerti oleh BWF. “Servis adalah bagian integral dari bulu tangkis. Dari tahun ke tahun, kami mencari cara untuk mengembangkan bagaimana servis dilaksanakan,” ucap Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer.

BWF pun berencana untuk melakukan pelatihan kepada hakim servis di Kuala Lumpur, Malaysia, Januari menantang. Untuk daerah kontinental, bulan selanjutnya. Pelatihan para akan mencakup implementasi alat ukur yang benar untuk menentukan tinggi servis.

Masalahnya tidak sesimpel itu. Bagaimana dengan pemain bertubuh tinggi macam Axelsen tadi? Ini menjadi kesulitan tersendiri. Maklum, tinggi Axelsen sekitar 1,94 meter. Atau Vladimir Ivanov, pemain Rusia bertinggi 2,01 m?

Yang ada, kini peraturan baru tersebut dijadikan bahan ejekan bagi sebagian pemain, termasuk peragaan servis yang dilakukan Axelsen di tulisan awal ini.
“Ini akan menjadi masalah,” kata rekan Axelsen dalam video tersebut, Mads Kolding.
Rencana 5 x 11

Dalam rapat di Jamaika tadi, bukan hanya soal servis saja yang dibahas. Pun demikian dengan sistem skor. Saat ini, mekanisme perolehan skor adalah, maksimal, 3×21 reli. Artinya, jumlah gim maksimal tiga saja.

Kini, direncanakan, sistem perolehan skor adalah 5×11 reli; ada lima gim dengan skor hanya sampai 11 saja. Titik finis pada mekanisme baru ini adalah 15. Maksudnya, bila terjadi deuce di angka 10-10, maka poin terakhir pada pertandingan tersebut adalah 15.

“Anggota dewan, pada prinsipnya, telah menyetujui dan telah merekomendasikan untuk format baru skor ini,” ucap narasumber The Star.

Meski ini baru hanya sebatas rumor, namun Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer, pernah menyatakan ketertarikan format baru skor ini pada Oktober silam, tepatnya saat Denmark Open.

Saat itu, Hoyer mengungkapkan bahwa perubahan sistem skor akan membuat pertandingan semakin dinamis. “Ini akan sangat mengasyikan dan akan bagus bagi penggemar. Bayangkan kemungkinan memiliki akhir yang mendebarkan dalam permainan lima kali,” katanya.

“Perubahan ini akan membawa kita lebih dekat dengan apa yang ingin kita capai–untuk meningkatkan olahraga kita dan membuatnya lebih menarik dan menghibur di industri olahraga yang selalu berkembang.”

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan