Pemkab Kotabaru Lakukan Pemutihan Perizinan Usaha Sarang Burung Walet

Pemkab Kotabaru Lakukan Pemutihan Perizinan Usaha Sarang Burung Walet

KOTABARU- Pemasukan pajak dari sektor sarang burung walet di Kabupaten Kotabaru terus digenjot agar mencapai target maksimal, hal ini karena makin berkembangnya para pengusaha sarang burung walet di daerah ini.

Bahkan data dari data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kotabaru saat ini jumlah bangunan sarang burung walet sudah mencapai 800 buah. Yang tersebar di beberapa kecamatan seperti, Kelumpang Utara, Pulau Laut Utara dan Pamukan Barat .

Pengusaha sarang burung diberi kemudahan, salah satunya tentang izin.pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet. Pemkab Kotabaru melakukan pemutihan perizinan selama satu bulan penuh dalam bulan Desember 2017.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu ( PMPTSP) Pemkab Kotabaru HM Maulidiansyah, Sabtu kemaren .

Program pemutihan perizinan perusahaan dan pemeliharaan sarang burung walet putih di Kabupaten Kotabaru ini menyusul ditetapkannya Raperda pengelolaan sarang burung walet menjadi Perda No.26 tahun 2017.

“Dimana sosialisasi perda tersebut banyak menyederhanakan persyaratan yang diberikan oleh pemkab. Seperti tidak di perlukannya izin gangguan, tenaga ahli, penilaian oleh tim tehnis dll. Hal ini sesuai intruksi Bupati Kotabaru, Dinas PMPTSP bersama Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dengan melakukan jemput bola keseluruh kecamatan untuk melakukan pemutihan. Berupa pelayanab perizinan sarang burung walet beserta kelengkapan persyaratan seperti IMB , NPWPD dan PBB ,” beber Maulidiansyah .

Ditambahkan lagi bulan Desember ini kita akan melakukan layanan terpadu secara paket jadi sekali datang , para pengusaha sudah semua layanan administrasi maupun tehnis yang diperlukan hingga terbitnya Izin Pengusaha Sarang Burung Walet. Sistem pengurusannya tidak lama dan pelayanan dipermudah. “Karena petugas langsung turun kelapangan,” katanya.

Acara sosialisasi dihadiri Asisten II Perekonomian Jhoni Anwar, camat, kepala desa dan juga para pengusaha sarang burung walet .
.
Bupati Kotabaru dalam sambutannya di wakili Assisten II mengharapkan kepada semua pihak agar mendukunf percepatan perizinan sarang burung walet tersebut. Dan khususnya Dinas PMSTP supaya proaktif mendatangi usaha sarang burung walet hingga ke pelosok kecamatan.

“Diharapkan camat dan kepala desa membantu mensosialisasikab kegiatan layanan tersebut.
Terutama dalam hal kelengkapan administrasi yang harus di siapkan pengusaha burung saat petugas perizinan datang seperti KTP. Surat kepemilikan tanah. PBB. NPWPD . Surat keterangan tidak keberataan. dan foto bangunan,” katanya.(ani)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan