Dr Ir Hastirullah Fitrah MP, Rektor Uvaya Siap Jadi Calon Gubernur Kalsel Gantikan Sahbirin

0
670 views

Tahun 2018, jagad politik diperkirakan memanas. Maklum tahun 2018 tahapan kontestasi telah dimulai mulai Pilkada serentak di 171 daerah di Indonesia hingga proses pencalonan anggota legeslatif dari partai politik dan DPD di tahun yang sama. Lalu bagaimana nuansa tersebut ditataran lokal, di Kalsel?

Slow but sure–pelan tapi pasti, figur-figur calon kepala daerah mulai dimunculkan dan mengemuka ke publik, hasil telaah dilapangan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sudah hampir dipastikan maju lagi jadi DA1, kemudian ada nama Muhidin mantan Wali Kota Banjarmasin yang sering disebut Gubernur Quick Count pada pilkada lalu. Kemudian ada nama Rosehan NB mantan Wakil Gubernur era Rudy Arifin yang kini juga anggota DPRD Kalsel.

Untuk figur Cawagub Kalsel ada nama Ibnu Sina Wali Kota Banjarmasin, Hasnuryadi anggota DPR RI, Najmi Adhani Wali Kota Banjarbaru, dan tak tertutup kemungkinan dari kalangan akademisi serta pengusaha juga akan mencalonkan. Semuanya mengalir, karena alam demokrasi memungkinkan celah itu.

Lalu dari kalangan kampus juga muncul sosok humanis yakni, Rektor Universitas Achmad Yani (Uvaya) Kota Banjarmasin Rektor Dr Ir Hastirullah Fitrah MP. Juga difavoritkan oleh mahasiswa dan kalangan generasi muda di Kalsel ini maju menjadi Calon Gubernur Kalsel mendatang.

“Kalsel memnutuhkan sosok kepala daerah yang cerdas dan amanah, dari kalangan perguruan tingggi kami melihat Rektor Uvaya Dr Hastirullah yang asli Kota Banjarmasin pantas maju menjadi Calon Gubernur,” tegas Iriansyah salah satu mahasiswa Uvaya, Rabu (13/12/2017).

Dimunculkannya Rektor Uvaya ini bukan tanpa alasan, karena sosok Dr Hastirullah, selain dikenal memiliki pergaulan luas juga dikenal memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni. Terbukti setahun menjadi rektor beberapa kemajuan kampus terlihat, misalnya 9 prodi di Uvaya sudah raih akreditasi B, mendongkrak jumlah mahasiswa menjadi 4 ribu lebih.

Kepada infobanua, ahli micro biologi.lulusan Unbraw Malang ini mengaku siap jika memang dikehendaki menjadi calon gubernur Kalsel. Ahli biologi ini bahkan akan diundang secara khusus ke Jepang melakukan presentasi di hadapan tehnokrat dan pejabat dengan membawakan makalah ilmiah soal batubara berjudul : “Pembenahan (Amendment) Material Tanah Bekas Tambang Batubara Untuk Media Tumbuh Tanaman Jagung Menggunakan Pupuk Organik Cair Mikro Organisme Lokal,”

“JIka memang ada garis nasib kami, menjadi kepala daerah, tentu soal lingkungan menjadi prioritas yang harus dibenagi, kami ada konsep dan analisa menambang ramah lingkungan,” kata doktor bidang lingkungan ini.

Lewat disertasi ilmiahnya itu, rektor yang enerjik yang jago main bola dan memainkan alat musik ini memiliki kemampuan pengelolaan soal batubara. “Kami memiliki konsep penambangan batubara moderen dengan memperhatikan aspek lingkungan. Kita sedih ada pola perusahaan menerapkan tambang dengan cara gali lubang tutup lubang, itu merusak dan tak ramah lingkungan,” tandasnya.

Pertambangan yang tidak mengindahkan hutan lindung, tidak mengindahkan daerah resapan air, dan mata air sekitar, tentu membuat hukum di negeri hanya sebagai kiasan dan susunan kitab perudang-undangan .

Prinsip-prinsip etika lingkungan merupakan perwujudan kekuatan moral untuk pelestarian daya dukung lingkungan hidup, antara lain dalam: Surat Al-A’raaf, Ayat 56: ”Dan janganlah kamu merusak dimuka bumi setelah Tuhan memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan), Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik”` .

Kemudian Ayat 85: ”Dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi, sesudahnya Tuhan memperbaikinya”(QS.Al-A’raaf 85) Surat Al –Qashash; ayat 77: ”Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah padamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, karena Allah tidak menyenangi orang-orang yang suka berbuat kerusakan” Surat Ar-Rum, ayat 41,” telah timbul kerusakan di daratan dan lautan disebabkan perbuatan tangan manusia sendiri….” . Dalam kajian Islam, sudah diatur, bagaimana kita harus mematuhi etika lingkungan supaya tidak terjadi kerusakan dan pencemaran lingkungan. .

Dalam pandangannya, harus selalu diutamakan daya kreativitas, inovasi serta entertainment. “Kalsel harus bisa membangun secara beradab dan memperhatikan lingkungan,” ujarnya.

Kedepan, sosok pemimpin daerah yang cerdas, amanah, penuh inovasi, kreativitas dan agamis menjadi keharusan, Sosok itu salah satunya ada pada diri Rektor Universitas Achmad Yani (Uvaya) Kota Banjarmasin Rektor Dr Ir Hastirullah Fitrah MP.

idayusnita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here