Nelayan Kalsel Protes Larangan Alat Tangkap Trawl Hanya Membuat Nelayan Sengsara

0
110 views

Kotabaru – Ratusan nelayan dari tiga kabupaten , kotabaru, tanah bumbu dan Tanah Laut di Kalimantan Selatan memprotes larangan penggunaan alat tangkap dasar ( trawl). Karena itu hanya membuat nelayan setempat, akan lebih sengsara.

Protes itu sampaikan ke DPRD Kotabaru, di pimpin oleh ketua DPRD kotabaru H Afisah dan dihadiri wakil bupati, Perwakilan dari Danlanal, Perwakilan dari Pol Air dan KSOP dan Dinas perikanan di ruang DPRD kotabaru kalimantan selatan, Senin (4/12).

Ratusan nelayan tiga kabupaten itu melakukan unjuk rasa damai di DPRD kabupaten Kotabaru. Mereka menyampaikan aspirasi terkait kebijakan Dirjen Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang mengeluarkan peraturan larangan alat tangkap seperti lampara dasar ( trawl) yang selama ini digunakan oleh nelayan.

Massa ratusan nelayan itu dibawah kordinator ketua asosiasi pengumpul dan penangkap lampara ikan atau Maju Bersama yakni Usman Pahero.

Kata Usman Pahero, para melayan sangat menyanyangkan aturan larangan penggunaan alat tangkap tersebut. Aturan itu, kata mereka, justru menambah kesengsaraan nelayan.

Para nelayan itu membawa sejumlah karton yamg bertuliskan menyayangkan peraturan pelarangan alat tangkap trawl yang dikeluarkan oleh Dirjen Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan itu.

Sementara itu Wakil Bupati Kotabaru juga berharap agar nelayan jangan diganggu dulu. Karena mereka melaut untuk makan bukan untuk memperkaya diri.

“Nelayan itu melaut untuk makan bukan untuk memperkaya diri, “ujar wakil bupati ketika dimintai tanggapannya oleh wartawan.

Dia menambahkan, paling tidak, akan menyampaikan aspirasi nelayan itu tidak kepada Dirjen Tangkap.

“Kita minta nelayan yang sudah pengalaman untuk menyampaikan. Tentu,memang berbeda dengan di Jawa dan Bali, “tuturnya.

Dijelaskannya, pihaknya berharap kepada Dirjen Tangkap Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk menyesuaikan dan mengungkap aspirasi nelayan. “Mencari formula yang sesuai dengan karakteristik daerah kita di Kotabaru, “tandas Wakil Bupati.(Ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.