Wow, Bernyanyi Buat Hidup Lebih Bahagia

0
93 views

Bernyanyi, terutama bernyanyi bersama, ternyata dapat membuat hidup lebih berbahagia, dan menurunkan tingkat kecemasan dan depresi. Demikianlah hasil penelitan yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of East Anglia di Inggris.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang berpartisipasi dalam kelompok menyanyi dapat meningkatkan, atau setidaknya, mempertahankan kesehatan mental mereka.

Profesor Tom Shakespeare, peneliti utama dari Norwich Medical School University of East Anglia mengatakan, seperti dikutip dari situs homecare.co.uk, bahwa kombinasi bernyanyi dan bersosialisasi ternyata menjadi bagian penting dari pemulihan, karena aktivitas ini secara terus menerus mengembangkan rasa memiliki dan kesejahteraan.

“Mereka yang berpartisipasi dalam bernyanyi bersama ini saling memberi struktur, dukungan, dan kontak yang memperbaiki fungsi serta suasana hati,” tambahnya.

Dilansir dari situs EurekAlert!, profesor Tom Shakespeare dan koleganya, Alice Whieldon, melakukan penelitian ini bekerja sama dengan proyek Sing Your Heart Out (SYHO) yang berpusat di Norfolk. Kelompok ini merupakan inisiatif dari masyarakat atau kelompok akar rumput untuk menyelenggarakan latihan bernyanyi setiap minggu.

Tak hanya menggandeng orang-orang yang memiliki masalah dengan keadaan mental mereka, namun juga terbuka untuk masyarakat umum.

Terdapat sekitar 120 orang yang saat ini selalu bergabung dan mengikuti empat kali latihan bernyanyi gratis setiap minggunya. Dua pertiga di antaranya pernah berhubungan dengan layanan kesehatan mental.

Para peneliti mengikuti kelompok SingYour Heart Out ini selama enam bulan dan melakukan wawancara dengan para peserta, penyelenggara, serta pemimpin latihan.

Situs dailymail.co.uk mengutip pernyataan profesor Shakespeare bahwa cara yang dilakukan oleh kelompok ini agak berbeda dengan paduan suara pada umumnya, karena siapa pun dapat bergabung tanpa mempedulikan kemampuan atau kualitas suara.

Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Medical Humanities ini para peneliti berpendapat bahwa bernyanyi dalam kelompok semacam ini menciptakan rasa memiliki dan sejahtera. Hasilnya juga tidak sementara saja, tetapi dapat bertahan lebih dari satu hari. Bahkan dapat meningkatkan keterampilan sosial dan rasa percaya diri.

Para peneliti juga menemukan bahwa manfaat kegiatan yang berlangsung secara teratur ini dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepada situs psychcentral.com, profesor Shakespeare mengatakan bahwa bentuk kegiatan yang dilakukan Sing Your Heart Out ini berbeda dari kelompok terapi, karena tidak ada keharusan bagi siapa pun untuk menjelaskan dan mendiskusikan keadaan mereka.

“Kami mendengar para peserta mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sebuah ‘penyelamat hidup’ dan ‘menyelamatkan kewarasan’ mereka,” ungkapnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Penny Holden, 67 tahun, yang mengalami gangguan bipolar selama hidupnya. Kepada BBC.com dia mengatakan 13 tahun yang lalu, ketika berada dalam titik terendah dalam hidupnya, dia bergabung dengan kelompok ini.

“Dan ini adalah hal terbaik yang pernah saya lakukan,” jelasnya. “Ini adalah lingkungan di mana kita saling menjaga dan membantu satu sama lain.”

Kegiatan seperti ini merupakan cara yang mudah dan murah untuk pemulihan kesehatan mental dalam masyarakat, tambah profesor Shakespeare. Bahkan, latihan pernapasan, yang merupakan salah satu aktivitas utama dalam bernyanyi, dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

Istilah “paduan suara” sengaja tidak digunakan oleh kelompok ini, karena “persyaratan” dan “peraturan-peraturannya” membuat sebagian orang takut. “Di kelompok ini semua bisa bersuara, dan tidak ada yang ditolak.”

Tidak ada tekanan, kendati “Ada juga tekanan yang sangat kecil, karena peserta tidak berlatih ketika akan tampil dalam sebuah pertunjukan,” ungkap profesor Shakespeare. “Kelompok ini sangat inklusif dan hanya untuk bersenang-senang.”

Situs huffingtonpost.co.uk menyebutkan bahwa penelitian ini bukanlah penelitian pertama yang menghubungkan bernyanyi bersama dengan peningkatan kesehatan mental. Sebuah penelitian yang diadakan oleh Canterbury Christ Church University pada tahun 2015 juga mengungkapkan bahwa bernyanyi dalam kelompok meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan pesertanya, termasuk mengurangi kecemasan, stres, dan depresi.

Bernyanyi dalam kelompok juga dapat membantu mengatasi kesepian, salah satu hal yang bisa merusak kesehatan. Penelitian yang dilakukan oleh University of Oxford menunjukkan bahwa bernyanyi dalam kelompok dapat membantu orang-orang menjalin hubungan sosial secara cepat.

Sementara itu, Jacques Launay, peneliti postdoctoral di Experimental Psychology, University of Oxford mengatakan bahwa bernyanyi bersama ini sangat berharga dalam dunia yang seringkali membuat kita saling menjauh. Ketika interaksi sosial kita lebih banyak dilakukan melalui media sosial.tagar/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here