Menambang Biji Besi Hanya di Permukaan Tanah

0
256 views

Kotabaru – Perbedaan pertambangan biji besi (lateric) dengan pertambangan lainnya seperti pertambangan batubara atau pertambangan emas dan lainnya. Lateric berada pada permukaan, sehingga kedalaman galian maksimal mencapai 1,5 hingga 3 meter. Sementara galian penambangan batubara, bisa mencapai hingga 30 meter bahkan lebih.

Demikian disampaikan Kepala Tehnik Tambang (KTT) PT Silo, I Made Sumanta kepada wartawan (31/1/2018), saat memberikan penjelasan tentang kewajiban REVEGETASI bekas menambangan Lateric PT SILO (Sebuku Lateritic Ores) di Pulau Sebuku, Kecamatan Sungai Bali.

Made mengatakan, pada tahun 2017, sesuai dengan RKAB yang telah di ajukan, jumlah areal yang Revegetasi seluas 67,5 hektare hingga Desember 2017, telah terealisasi. Telah dilaporkan ke provinsi dari hasil Revegetasi yang telah di lakukan beserta laporan per tri wulannya.

“Hanya saja untuk tahun 2018, jumlah areal yang kami ajukan sebanyak 133 hektare dan bulan Januari ini telah di lakukan penanaman atau Revegetasi seluas lebih kurang 70 hektare. Karena pada akhir tahun 2017, memang telah kami lakukan pemetaan lahan,” ujar Made.

Made menambahkan, penanaman yang di lakukan selalu disesuaikan dengan tingkat curah hujan di pulau Sebuku. Karena cuacanya tidak menentu. Jika musim hujan, maka penanaman dengan segera dilakukan dan di kebut. Sebab jika sudah memasuki musim kemarau, mereka harus menunggu lagi musim penghujan untuk melakukan penanaman pada area bekas tambang lateric.

Sementara jenis pohon yang di tanam pada areal revegetasi tersebut, di antaranya tanaman orong-orong yang sifatnya sebagai penahan erosi atau tanah longsor. kemudian itu macam tanaman lainnya adalah, sengon, meranti, cempedak, jati dan jenis tanaman lainnya. (ani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.