AUTP Semakin Diminati Petani Kalsel

0
57 views

Sebagai wujud keberpihakan pemerintah dalam upaya melindungi petani dari resiko gagal panen, kementerian pertanian sejak tahun 2015 mengimplementasikan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). AUTP sejatinya memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan dan serangan OPT, mengalihkan kerugian kepada pihak lain melalui pertanggungan asuransi serta mampu mengelola resiko dan sistem usaha tani yang baik.

Demikian sekretaris Dinas Pertanian TPH Kalimantan Selatan Ir.H.Ahmad Fauzian Noor saat membuka Rapat Kordanasi Teknis (Rakornis )PasilitasiPembiayaan (Percepatan AUTP & KUR) di Banjarmasin ,Senin 5 Maret 2018,yang akan berlangsung 3 hari.

Kalimantan Selatan termasuk lokasi uji coba untuk kegiatan AUTP, dan selama 3 tahun belakangan ini perkembangan AUTP semakin dipahami oleh petugas dan petani. Berbagai upaya dilakukan oleh tim pembina AUTP provinsi ataupun tim teknis AUTP Kabupaten /Kecamatan .Terbukti 2 tahun sebelumnya capaian target dibawah 10 persen, sementara tahun ke 3(tiga) menunjukan angka yang sangat signifikan yaitu melebihi 100 persen dari target yang ada.Perbandingannya AUTP tahun 2017 dengan tahun 2016 peningkatan jumlah luasan AUTP mencapai lebih 1.200 persen.Sedangkan tahun 2016 hanya seluas 2.600 hektar .

Tahun 2017 sudah mencapai lebih 33.000 ha,dan ini menujukan kepahaman petani akan pentingnya AUTP.Atas nama Dinas TPH Sekdis TPH juga berterima kasih kepada Kabupaten/Kota yang sudah berpartisipasi terhadap program AUTP ,dan harapan tahun 2018 ini terus meluas diketahui petani, sehingga petani semakin mempunyai jaminan keamanan dalam berusaha tani.Terima kasih kepada BPTPH dan jajarannya /POPT-PHP yang sudah mampu memberikan perlindungan usaha tani dari serangan hama penyakit dan menangani dampak perubahan iklim sehingga petani bisa panen dengan maksimal.

Menyinggung masalah permodalan petani, pemerintah sudah menyediakan skema kredit program Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk penyerapan penyaluan kredit utuk sektor pertanian perlu pendampingan usaha.Tahun 2016 kegiatan PUAP sudah berakhir sehingga 46 orang PMT (Penyedia Mitra Tani) yang mendampingi gapoktan PUAP di Kalimantan Seatan juga tidak berlanjut, tapi ada beberapa Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan masih memberdayakan sebagian eks PMT menjadi honor daerah, lainnya dirumahkan.

Berdasarkan surat direktur Jendral PSP pada tanggal 25 oktober 2017, mengenai FP2S diharapkan kepada Dinas Kabupaten/Kota se-Indonesia termasuk Kalimantan Selatan ,diharapkan bantuan dan dukungan agar FP2S terus dibina dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, agar bisa menjembatani petani untuk mengkakses sumber pembiayaan, karen FP2S sudah mendapat sertikat dari pembekalan sebagai tenaga pendamping.

Sementara Koordinator AUTP Provinsi Kalimantan Selatan Masliana MP ,dalam laporannya bahwa kegiatan selama 3 hari untuk menherap berbagai pembekalan dalam menyampaikan informasi dalam upaya meningkatkan kegiatan pemahaman tentang pentingnya AUTP kepada petani semaksimal mungkin,diikuti 50 peserta dari unsur yang berhubungan dengan AUTP dan KUR. (Ayi Kuswana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.