Tingkat Penghunian Hotel Di Kalsel Turun

0
44 views

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan Januari 2018 sebesar 43,66 persen, atau turun 8,74 poin dibanding TPK bulan Desember 2017 yang sebesar 52,40 persen. Dibandingkan dengan TPK bulan Januari 2017 yang sebesar 37,44 persen, TPK bulan Januari 2018 naik sebesar 6,22 poin.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan, Ir Diah Utami MSc, Kamis (1/3), Rata-rata Lama Menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada hotel bintang bulan Januari 2018 adalah 1,53 malam, tidak mengalami perubahan. Bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan Januari 2017 yang sebesar 1,63 malam, RTLM bulan Januari 2018 terjadi penurunan selama 0,10 malam.

“Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada bulan Januari 2018, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 3, yaitu sebesar 51,46 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 31,28 persen,” katanya.
Dikatakan Diah, jika dibandingkan bulan sebelumnya, semua klasifikasi hotel bintang mengalami penurunan, dimana pada klasifikasi hotel bintang 2 turun sebesar 2,13 poin, klasfikasi hotel bintang 3 turun sebesar 3,85 poin, klasfikasi hotel bintang 1 turun 11,07 poin dan klasfikasi bintang 4 penurunannya sebesar 14,56 poin.
Diah menjelaskan, TPK hotel non bintang pada bulan Januari 2018 terjadi penurunan dibandingkan dengan bulan Desember 2017. TPK hotel non bintang pada bulan Januari 2018 sebesar 27,18 persen, atau turun 7,82 poin dibandingkan TPK bulan Desember 2017 yang sebesar 35,00 persen. Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan Januari 2017 yang sebesar 26,18 persen, TPK bulan Januari 2018 naik sebesar 1,00 poin.

“TPK tertinggi pada hotel non bintang bulan Januari 2018 dicapai oleh kelompok hotel dengan jumlah kamar < 10 yaitu sebesar 31,68 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada kelompok kamar 41 - 100 sebesar 21,75 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya, semua kelompok jumlah kamar mengalami penurunan, dimana kelompok jumlah kamar 10 - 24 turun 2,28 poin, kelompok jumlah kamar < 10 turun 4,23 poin, kelompok jumlah kamar 25 – 40 turun 11,11 poin, dan kelompok jumlah kamar 41 – 100,” ungkap Diah.ida/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here