Air Mata Dan Fungsi Tangisan Untuk Manusia

0
142 views

Patah hati, kehilangan seseorang, berpisah, menonton film sedih, atau saat bertemu dengan sahabat yang sudah lama tak berjumpa, tanpa disadari dapat membuat Anda menangis.

Tak melulu karena kesedihan, orang juga bisa meneteskan air mata saat bahagia, bahkan ketika Anda memotong bawang atau terkena debu di jalan.

Lantas mengapa orang bisa menangis?

Menurut American Academy of Ophthalmology, air mata dikeluarkan untuk membantu menjaga kesehatan mata. Air mata mengalir terus menerus dari kelenjar lakrimal atau struktur berbentuk almon kecil di sudut dalam mata karena berfungsi sebagai pelumas pelindung agar mata Anda tidak kering.

Ada tiga jenis air mata, yaitu air mata basal, air mata refleks, dan air mata emosional.

Air mata basal di seluruh bagian mata yang secara teratur membuat mata tidak kering. Tubuh manusia menghasilkan rata-rata lima hingga 10 ons air mata setiap hari. Air tersebut mengalir melalui rongga hidung.

Tipe kedua adalah air mata refleks. Berfungsi untuk melindungi mata manusia dari iritasi, seperti asap, debu, atau bahkan angin yang sangat. Saat terjadi iritasi, saraf sensorik di kornea memberikan sinyal iritasi ke batang otak dan mengirimkan hormon ke kelenjar di kelopak mata. Hormon tersebut yang menyebabkan mata menghasilkan air.

Jenis air mata ketiga adalah air mata emosional yang dimulai di otak besar. Sistem endokrin dipicu untuk melepaskan hormon ke area okular. Kemudian, menyebabkan air mata terbentuk. Air mata ini yang biasa muncul ketika sedih.

Menangis juga merupakan bentuk pengaturan kesedihan dan emosi negatif lain yang membantu Anda merasa lebih baik.

Survei yang dilakukan oleh Gwenda Simons di Universitas Oxford menemukan bahwa ketika seseorang menangis, ini sama saja dengan memberi dorongan emosional untuk mencapai katarsis, yaitu upaya melepaskan diri dari ketegangan.

Alasan lain mengapa orang menangis ketika sedih karena emosi memang dapat memicu air mata pada manusia. Air mata emosional ini dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi nonverbal, misalnya, bayi menangis, sebagai bentuk isyarat kepada ibunya bahwa ia menginginkan sesuatu.

Lalu, saat manusia beranjak dewasa, air mata pun mulai beralih fungsi sebagai ekspresi emosional, seperti kebahagiaan atau kesedihan.

Saat menangis, sebenarnya ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Salah satunya adalah efek menenangkan. Anda mungkin pernah merasa lebih rileks setelah menangis. Hal ini karena saat menangis tubuh mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang dapat membantu istirahat.

Tentu manfaat ini tidak langsung, Anda butuh beberapa menit menangis untuk merasakan efek menenangkan.

Menangis juga dapat meringankan rasa sakit. Selain menenangkan, air mata emosional melepaskan oksitosin dan endorfin yang dapat mengurangi rasa sakit serta dapat meningkatkan suasana hati.

Air mata yang menetes karena tekanan perasaan mengandung sejumlah hormon stres dan bahan kimia. Para peneliti meyakini, keluarnya sejumlah air mata dipercaya dapat mengurangi kadar zat-zat kimia dalam tubuh dan dapat mengurangi stres.

Jangan menyangkal perasaan sedih, apalagi saat berduka, biarkanlah air mata mengalir, karena dapat membantu Anda memproses dan menerima kehilangan orang yang Anda cintai.

Kerja dan fungsi esensial air mata ini memainkan peran penting dalam kehidupan manusia sedari usia dini. Air mata dan tangisan sangat penting manfaatnya pada bayi yang baru lahir untuk membantu paru-paru bayi beradaptasi dengan kehidupan di dunia luar.

Selain itu, menangis juga membantu bayi mengeluarkan cairan ekstra di paru-paru, hidung, dan mulut.

britagar/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here