Bhayangkari Meski Berwawasan Luas dan Bermanfaat Bagi Keluarga dan Masyarakat

0
2

Ketua Bhayangkari Polda Kalsel, AKBP Ati Rachmat Mulyana, istri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana, terpacu memotivasi diri agar dapat menjadi teladan bagi ribuan anggota Bhayangkari di seluruh jajaran Polda Kalsel. Berkarya dan menggali potensi diri sehingga bermanfaat, tak hanya untuk keluarga, tapi juga masyarakat, selalu menjadi pesan ibu empat anak yang kesemuanya cowok ini. Yang pertama menjadi ahli hukum, kedua seorang dokter, ketiga dan keempat menjalani pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol).

Dalam momen Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB), berbagai kegiatan positif telah diselenggarakan guna mengapresiasi anggota yang memiliki potensi, kreativitas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Semuanya tak lepas dari keterlibatan dan tangan dingin Ati Rachmat Mulyana. Namun, tak ingin berbangga hati, ia memilih terus berkarya dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat di Kalsel.

Ketika ditanyakan, Ibu Bhayangkari ideal itu yang seperti apa? Secara lugas dikatakannya, yang utama adalah ibu Bhayangkari paham betul tugas suaminya sebagai anggota kesatuan polisi, mulai dari siap tugas di mana saja dengan risiko apa saja dan dengan gaji yang terbatas. Belum lagi dengan begitu banyaknya godaan-godaan yang cukup besar.

Sehingga seorang ibu Bhayangkari ideal adalah yang bisa mendampingi suaminya, bisa menjadi mitra bagi suaminya, dan tentunya melindungi suami dari godaan yang tidak diinginkan. Ibu Bhayangkari juga bisa mendidik anak-anaknya dengan baik, melindungi anak-anaknya, dan bisa berguna bagi masyarakat. Tidak mudah, tetapi dengan semangat yang ada pasti bisa.

“Baksos menjadi salah satu program tahunan kontinyu, bahkan program ini sudah jalan sebelum saya menjadi ketua umum. Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya dan ibu Bhayangkari lainnya bisa berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya, ketika ditemui usai kegiatan Rapat Koordinasi Bhayangkari dan Raker Tahunan Yayasan Kemala Bhayangkari, di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel,  Rabu (18/4/2018).

Gerakan sosial dan kampanye anti narkoba dll juga dilakukan oleh Bhayangkari, banyak sekali kampanye yang dilakukan Bhayangkari untuk berkontribusi mendukung kegiatan Polri seperti gerakan antinarkoba, atau gerakan melawan kekerasan terhadap anak. Tentunya banyak isu sosial yang masih menjadi permasalahan dan jadi perhatian Bhayangkari juga, misalnya human trafficking, persamaan gender, dan baru-baru ini gerakan Melawan Berita Hoax, Anti Korupsi (SPAK) dll.

Untuk itu, citra ibu Bhayangkari Polda Kalsel saat ini harus jadi sosok yang cerdas, keibuan, tegas dan menunjang karier suami. Memang, selama ini sebagian masyarakat masih menilai ibu Bhayangkari itu berpenampilan glamor. Sebetulnya, ibu Bhayangkari berpenampilan rapi dan kelihatan cantik itu karena kreativitasnya.

“Dengan biaya terbatas, mereka dapat tampil maksimal. Itu enggak mesti mahal. Banyak ibu Bhayangkari berprestasi yang juga mendapatkan apresiasi,” katanya.

Menurut ibu Kapolda Kalsel ini, bahwa spirit perjuangan RA  Kartini harus juga jadi semangat dan inspirasi.  “Sebagai perempuan harus bermanffat dan mampu berbuat yang terbaik bagi keluarga,” katanya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here