TMMM Kodim 1005/Marabahan Bangun Jamban Dipimpin Pelda Sugi Priyono

0
50 views

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018 yang digelar selama 30 hari, mulai 28 Maret hingga 26 April 2018 di Kabupaten Tanbu dan Barito Kuala menyerap anggaran Rp.2,7 miliar yang bersumber dari APBD melalui proses lelang.
Terus bergerak melakukan pembangunan di Pemkab Batola, salah satu diantaranya membangun jamban untuk warga kurang mampu. Pembuatan jamban yang kedua dipimpin oleh Pelda Sugi Priyono berjalan lancar, bahkan warga sangat gembira dengan pembangunan yang dilakukan TMMD Kodim 1005/Marabahan.
“Program TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya secara sinergi dan berkesinambungan,” ungkap Dandim 1005/Marabahan Letkol Arh Erwin Hadi Santoso, ketika dikonfirmasi Minggu (8/4/2018).

Kata Erwin, TMMD membangun berbagai sarana dan prasarana publik yang sangat diperlukan warga yang dilaksanakan secara terpadu antara Pemda, Prajurit TNI dan warga masyarakat, serta sebagai bentuk Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat.

Kegiatan TMMD dilakukan di Kecamatan Tabunganen dengan program fisik pembangunan antara lain pengerasan jalan sepanjang 2.450 meter, rehab musola, pembangunan Poskamling, MCK, pembangunan jembatan, rehab Posyandu. Melalui semangat kemanunggalan serta kerjasama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa, ia mengatakan akan wujudkan percepatan pembangunan desa.

Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor ketika dikonfirmasi juga memberi apresiasi TMMD 2018 ini, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Dimana tujuannya ialah membangun desa sebagai sarana membantu pemerintah daerah.

“TMMD ikut menunjang kesejahteraan dan kualitas SDM agar roda ekonomi berjalan, pada moment ini juga bisa terjalin fungsi kordinasi untuk sinergikan program,” ucap Rahmadian.

Kegiatan TMMD Batola menggunakan anggaran APBD Pemkab Batola Rp 1.2 miliar melalui proses lelang. Personel TNI yang terlibat sebanyak 150 orang dengan sasaran pembangunan berupa pengerasan jalan sepanjang 2.450 meter, rehab 1 unit rumah dan rehab 1 unit mushala serta pembangunan jamban sebanyak 4 unit.

Hal yang sama juga dilakukan di Tanah Bumbu, menurut Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Andi ketika dikonfirmasi mengungkapkan, TMMD di Tanbu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pembangunan fisik dan non fisik yang difokuskan untuk daaerah perdesaan.

“Sasarannya wilayah jalan penghubung antar desa seperti di Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat dengan Kelurahan Batulicin Kecamatan Batulicin, agar bisa membuka akses jalur transportasi bagi masyarakat,” katanya.
Program TMMD di Tanbu, kata Andi, juga membantu pelaksanakan pembangunan infrastruktur pembuatan badan jalan sepanjang 3 ribu meter menghubungkan Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat dengan Kelurahan Batulicin Kecamatan Batulicin.

TMMD juga membantu rehab 4 unit rumah warga kurang mampu dan rehab 1 unit musola desa. Juga melaksanakan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan KB Kesehatan dan sosialisasi rekrutmen TNI serta penyuluhan penggunaan anggaran dana desa.

Personel yang terlibat sebanyak 150 orang, dan dukungan anggaran dari APBD Pemkab Tanbu sebesar Rp1,5 miliar melalui proses lelang.

Data yang dihimpun, TMMDTNI-AD menyasar 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Adapun jumlah personel yang terlibat sekitar 7.500 orang terdiri dari unsur TNI/Polri, Kementerian/LPNK, Pemda dan masyarakat.

Pada pelaksanaan TMMD tahun 2018, TNI AD bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beserta seluruh jajarannya.

Selain itu, TNI juga menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ditingkat provinsi/kabupaten/kota.

rel/hms

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here