Empat Pilar Kebangsaan Penangkal Paham Radikalisme Yang Sangat Kuat

0
45 views

Amuntai,Info Banua.Anggota MPR RI M.Dardiansyah menggelar Sosialisasi Empat Pikar Kebangsaan di Kota Amuntai,Kamis (7/6/2018).

Kegitan Sosialisasi Empat Pilar di laksanakan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai anggota MPRRI yang telah di amanatkan dalam Undang Undang,kata Dardiansyah di hadapan masyarakat dan tokoh masyarakat kota Amuntai.

Pancasila yang merupakan Ideoligi bangsa harus menjadi pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat,dan bernegara.Persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasan dalam kehidupan kita,kata Dardiansyah.

Menurutnya, Pancasila itu menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara. Pancasila itu ideologi yang mempersatukan.Pancasila juga sebagai benteng dalam menangkal berbagai paham ideoligi dan radikalisme yang saat ini semakin gencar merongrong kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua harus merefleksikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah perpecahan dan radikalisme. Radikalisme harus kita tangkal dengan Pancasila sebagai ideologi pemersatu kita sebagai bangsa Indonesia,”jelasnya.

Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia intisari dari semua nilai-nilai kearifan yang bersifat universal, sehingga sampai kapan pun Pancasila tidak akan ketinggalan zaman termasuk di tengah generasi milenial saat ini.

Dardiansyah berharap kepada seluruh peserta sosialisasi agar bersikap dan bersuara menguatkan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan di lingkungan dan komunitas.

“Hal itu penting karena dalam era kebebasan informasi dan persaingan global saat ini ada banyak ideologi dan paham radikal baik dari luar maupun dalam negeri yang bisa membelokkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya dan kearifan yang kita miliki,Empat Pilar Kebangsaan sangat kuat sebagai benteng dalam menangkalnya” kata Dardiansyah.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here