Pemilu 2019 Merupakan Penerapan Empat Pilar Kebangsaan Dalam Kehidupan Demokrasi

0
49 views

Marabahan,Info Banua – Rakyat Indonesia harus memahami bahwa pemilu tahun 2019 adalah pesta rakyat. Disitulah momen tepat implementasi kedaulatan rakyat. Jadi sangat disayangkan jika rakyat apatis lalu memutuskan tidak berpartisipasi atau golput, kata Anggota MPRRI Saiful Rasyid di sela-sela Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Desa Kuripan, kecamatan Kuripan Kabupaten Barito Kuala, Senin (23/7/2018).

Berbagai kekhawatiran menyeruak di benak seluruh bangsa Indonesia seputar penyelenggaraan pemilu tahun 2019 tersebut terutama fenomena-fenomena serta dampak-dampak yang ditimbulkan pra-pemilu dan setelah berlalu. Kekhawatiran tersebut antara lain makin minimnya partisipasi rakyat terhadap pemilu akibat apatisme kolektif.

“Sangat penting untuk rakyat sadari bahwa rakyat memiliki hak yang sudah diberikan UUD yang menyatakan kedaulatan berada di tangan rakyat, itu adalah kekuasaan besar jangan sampai tidak di manfaatkan sebaik mungkin”, kata Saiful Rasyid.

Yang perlu disadari oleh seluruh rakyat bahwa pemilu 2019 merupakan bagian dari perwujudan demokrasi pancasila, dan nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan, terutama dalam kehidupan berdemokrasi.

“Sangat penting sekali mengenal tentang Indonesia kita melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR supaya kita semakin memahami dan semakin sayang kepada Indonesia kita. Jika kita semakin mengenal dan kemudian sayang kepada Indonesia maka maka kontribusi kita kepada Indonesia akan makin tinggi, salah satu konribusi itu adalah partisipasi kita dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilu yang akan datang,” ucapnya.

Keberhasilan dan keikutsertaan masyarakat dalam pemilihan umum tahun 2019 merupakan salah satu indikasi,masyarakat kita telah memahami dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pikar Kebangsaan yang menjadi pedoman Bangsa Indonesia, imbuh Saiful Rasyid.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here