Sambut Ulang Tahun Emas, Pimpinan BPJS Kesehatan Turun Langsung Berikan Layanan

0
58 views

Menyambut HUT BPJS ke-50, seluruh pimpinan BPJS turun langsung memberikan layanan ke masyarakat. Hal ini juga untuk memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik.
Tak hanya itu, mereka pun turut melayani langsung para JKN-KIS yang datang berkunjung,para Direksi BPJS Kesehatan terjun langsung meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Jum’at, (6/7/18).

“Layanan langsung dari pimpinan BPJS sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50. Dan Kegiatan eksekutif frontliner ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami,” ujar Agus Mustopa Deputi Direksi Bidang Manajemen BPJS Kesehatan Heru Agus Mustopa, didampingi Kepala BPJS Kesehatan Banjarmasin M Fahkriza di Banjarmasin, Jumat (6/7).

Pada kesempatan tersebut, para Direksi dan senior leader BPJS Kesehatan menggantikan sementara tugas frontliner BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan, khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat).

“Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri,” ucapnya.

Menurut Agus, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat. Jika hanya dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia. Sebagai pembanding, negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun, baru meng-cover 85% populasi penduduk. Austria menjalankan selama 79 tahun dan meng-cover 99% populasi penduduk. Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk.

“Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan. Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama,” papar Agus.

Irfan (35), warga Jalan Kuripan Banjarmasin sengaja datang ke BPJS Kesehatan untuk mengurus penambahan anggota baru mengatakan, selama ini untuk pelayanan yang didapat cukup bagus dan terlayani.

“Pelayanannya bagus,terlayani dengan baik dan sangat membantu. Makanya kita sekarang mau penambahan angota baru lagi di keluarga untuk ikut layanan BPJS hugs,” akunya.

Senada dengan Irfan, Inah (19), warga Jalan Pekauman Banjarmasin yang baru pertama kali ikut BPJS menyatakan, Ia sengaja datang mendaftarkan diri untuk program BPJS lantaran selama ini. melihat dan merasakan secara langsung keluargnya yang telah dahulu ikut. Peserta BPJS kesehatan mendapatkan kemudahan dan sangat terbantu.

“Baru pertama ikut BPJS. Pengalamanan keluarga yang telah ikut BPJS Kesehatan selama ini tidak ada kesulitan, lancar-lancar saja. Makanya mau ikutan juga” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.247 FKTP yang terdiri atas 9.881 Puskesmas, 5.023 Dokter Praktik Perorangan, 5.473 Klinik Non Rawat Inap, 643 Klinik Rawat Inap, 20 RS tanpa kelas.

Tse/hms

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.