Ini Loh Lima Syarat Dalam Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2018

0
3

Hari raya Idul Adha 1439 H atau Idul Adha 2018 ditetapkan pemerintah pada 22 Agustus 2018 nanti. Sudah menjadi tradisi di Indonesia, jelang datangnya Idul Adha 2018, beberapa ruas jalan selalu dipenuhi oleh para penjual hewan kurban, sapi, kambing, domba, dan kerbau.

Meski sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya, memilih hewan kurban yang tepat untuk Idul Adha 2018 masih sulit dipahami. Tak jarang, para penjual yang nakal, bisa memberikan saran yang kurang tepat.

Dikutip dari Serambi Indonesia dalam berita diterbitkan pada Kamis (9/8/2018), padahal ada beberapa syarat sah hewan kurban yang harus dipenuhi sesuai syariat Islam.

Apa saja?

  1. Jenis hewan kurban yang diperbolehkan

Allah berfirman:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ الله عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الأَنْعَامِ

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka…”(QS. Al Haj: 34).

Syarat hewan kurban yang pertama perlu Anda ketahui adalah jenis hewan yang diperbolehkan untuk berkurban sesuai syariat Islam.

Hewan yang memenuhi syarat untuk berkurban adalah bahimatul an’am (bintang ternak).

Hewan yang termasuk dalam jenis tersebut adalah unta, sapi, kambing dan domba.

Hal ini sesuai dengan kesepakatan ulama yang disebutkan oleh Imam An-Nawawi (Syarh Shahih Muslim, karya An-Nawawi).

  1. Status kepemilikan hewan

Setelah mengetahui syarat hewan kurban dari jenis hewan yang diperbolehkan, syarat selanjutnya adalah mengenai status kepemilikan / proses mendapatkan hewan tersebut.

Hewan yang memenuhi syariat adalah hewan yang diperoleh secara halal dan dimiliki dengan akad yang halal.

Jadi, bukan merupakan hewan curian atau hewan yang dimiliki dengan uang yang haram, seperti riba misalnya.

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, “Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik…” (HR. Muslim)

  1. Kondisi fisik dan kesehatan hewan

Syarat hewan kurban yang sesuai syariat selanjutnya adalah kondisi kesehatan hewan.

Hewan yang sah untuk berkurban adalah hewan yang tidak cacat.

Ada 4 cacat yang menyebabkan hewan tidak sah untuk dijadikan hewan kurban, yaitu:

  1. Salah satu matanya ada yang buta dan itu jelas diketahui butanya
  2. Hewan tersebut sakit dan diketahui secara jelas bahwa hewan itu sakit
  3. Hewan yang pincang dan secara jelas diketahui bahwa hewan itu pincang
  4. Hewan yang sangat kurus sampai tidak punya sumsum tulang.

Dari Al Barra’ bin Azib radliallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sambil berisyarat dengan tangannya demikian (empat jari terbuka):

“Ada empat cacat yang tidak boleh dalam hewan Kurban: buta sebelah matanya dan jelas butanya, sakit dan jelas sakitnya, pincang dan jelas pincangnya, dan sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.”

Al Barra’ mengatakan, “Apapun ciri binatang yang tidak kamu sukai maka tinggalkanlah dan jangan haramkan untuk orang lain.

(HR. An-Nasa’i, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani).

jelang Idul Adha pengusaha hewan kurban siapkan hewan kurban

jelang Idul Adha pengusaha hewan kurban siapkan hewan kurban (banjarmasinpost.co.id/muhamad maulana)

  1. Usia hewan kurban

Ada kriteria umur hewan yang akan digunakan untuk berkurban.

Berikut ini usia minimal hewan yang sah untuk dijadikan hewan kurban :

– Unta Genap 5 tahun, masuk tahun keenam.

– Sapi Genap 2 tahun, masuk tahun ketiga.

– Kambing Genap 1 tahun, masuk tahun kedua.

– Domba Genap 6 bulan, masuk bulan ketujuh.

Hal ini perlu Anda perhatikan saat membeli hewan kurban.

Usahakan agar usia minimal hewan tersebut sesuai dengan syarat hewan kurban di atas.

  1. Kurban dengan urunan / patungan.

Kurban bisa dilaksanakan dengan cara rombongan maupun individu.

Hal tersebut bisa menyesuaikan dengan keadaan ekonomi masing-masing.

Namun. untuk melakukannya ada batas maksimal jumlah peserta dalam satu rombongan.

Jika berkorban unta maka dalam satu rombongan maksimal 10 orang.

Sementara, berkurban dengan sapi maksimal dalam satu rombongan adalah 7 orang.

Bagi yang ingin berkurban dengan kambing maka hanya boleh dilakukan oleh individu atau tidak boleh rombongan.

Sementara itu, dikutip dari Tribun Jakarta dalam artikel diterbitkan pada Senin (13/8/2018), Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan kesehatan dan kelengkapan fisik hewan kurban perlu diperiksa.

“Kita periksa giginya apa sudah tanggal atau belum dari sana ketahuan berapa usia hewan. Idealnya untuk kambing atau domba minimal satu tahun, kalau untuk sapi dua tahun ke atas,” katanya.

Bagi yang akan berkurban di Idul Adha 2018 ini, pastikan penuhi 5 syarat tersebut.

rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here