Prabowo-SBY “Memanas”, Jokowi-Mahfud MD Menguat

0
242 views
Kala Jokowi-Mahfud MD menguat, koalisi Prabowo-SBY justru memanas. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, menyebut Prabowo jenderal kardus: lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Gerindra balik menuding SBY lah yang sering menerima kardus korupsi.
Ada enam berita masuk edisi ini. Berikut ulasannya.
1. Prabowo-SBY Memanas

Lipsus, Prabowo Tersandera, Partai Gerindra Prabowo Subianto, SBY

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) seusai melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus,” tulis Andi Arief di akun Twitter-nya, Kamis (8/8).
Sontak, kicauan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu membuat hubungan kedua partai memanas. Gerindra balik menuding SBY lah jenderal kardus: menampung banyak koruptor. Kendati begitu, Andi Arief memastikan partainya masih bersama koalisi Gerindra, PKS, dan PAN.
2. Jokowi-Mahfud MD menguat

kolase, Joko Widodo, Mahfud MD

Joko Widodo dan Mahfud MD. (Foto: Antara dan nu.go.id)

Dua hari menjelang batas pendaftaran capres-cawapres, nama Mahfud MD menguat sebagai pendamping Jokowi. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu dianggap sebagai kandidat ideal. Selain memiliki keahlian di bidang hukum, ia juga dianggap merepresentasikan Islam.
Ketum PPP, M. Romahurmuziy alias Romy, memberi kode: Cawapres Jokowi memiliki nama yang diawali huruf M. Ia juga menyebutkan kriteria yang mengarah kepada Mahfud MD. Selain itu, Yenny Wahid menegaskan sosok Mahfud MD merupakan kader tulen NU. Bahkan, menjabat sebagai pembina Ikatan Sarjana NU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.