Hadapi Pileg dan Pilpres, Polda Kalsel Petakan Titik di Kalsel

0
69 views

BANJARBARU – Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal Yazid Fanani menegaskan, bahwa keberhasilan parsial itu tidak ada semuanya harus ditopang dari kolaborasi atau kerjasama.

“Makanya tiga pilar Pemprov Kalsel, penyelenggara Pemilu, TNI/Polri melakukan komunikasi dengan harapan masing-masing pihak, ada TNI, polri , penyelenggara pemilu dan pemda harus berada dalam satu garis. Kita petakan kira-kira tantangan yang kita hadapi itu apa. Lalu kita persiapkan pengamanan,” katanya usai acara Rapat Koordinasi (Rakor) tiga Pilar Pengamanan Pemilu 2019 di Gedung Ideham Chalid Setdaprov Kalsel, Rabu (26/09/2018).

Kata Kapolda Kalsel, diharapkan agar pada pelaksanaan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik tanpa ada hambatan. Semua aspek menyangkut kemungkinan adanya gangguan saat ini sudah dilakukan pemetaan.

“Dalam koordinasi tiga pilar, pemetaan disinkronkan dengan berkoordinasi dengan KPU. Pertemuan kita saat ini adalah menjaga agar titik-titik rawan bisa kita antisipasi,” ucapnya.

Mantan staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Badan Intelejen Negara (BIN) ini melanjutkan, saat ini terangnya sudah terlihat masyarakat yang mulai terprovokasi dan memecah belah masyarakat menjadi beberapa kelompok.

“Yang tadinya ramah menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung. Juga politik identitas yang mulai muncul dengan memainkan isu sara, fitnah dan ujaran kebencian,” terangnya dalam sambutannya.

Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, dirinya sudah meminta aparat untuk mengambil tindakan tegas jika ada pengganggu keamanan Pemilu.

“Saya sudah minta kepada TNI Polri kalau ada yang sudah tidak bisa ditolerir lagi, kita harus ambil tindakan tegas, terukur. Titik ! tidak pakai koma,” tegasnya.

Gubernur menegaskan, pihaknya ingin agar Pemilu 2019 berjalan sukses, nyaman dan memberikan kebahagiaan bagi rakyat. Pihaknya juga tidak ingin ada gangguan-gangguan yang dapat merusak keamanan Kalsel.

Menurut gubernur, tiga pilar adalah garda terakhir dari republik ini. Dalam menghadapi momentum besar yakni Pemilu, gubernur mengajak semua pihak merapatkan barisan dan memantapkan niat dan semangat untuk menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

” Kita ingin Kalsel itu selain kepanjangan dari Kalimantan Selatan, juga berarti “kalian selamat”. Kita ingin melewatkan momentum ini dengan selamat. Supaya bisa selamat, kita harus bersatu padu, gotong royong dan tidak berbuat hal-hal yang dapat merugikan rakyat. Tetapi harus justru menyelamatkan rakyat. Kita ingin Pemilu 2019 berjalan sukses, nyaman dan memberikan kebahagiaan bagi rakyat dan kita semua,” bebernya.

Panglima Daerah Militer VI/Mulawarman Mayjen Subiyanto mengungkapkan jika dirinya mendapatkan informasi dari Bawaslu jika Kalsel dan Kaltara menjadi daerah rawan selam pemilu. Selain itu Kaltim dinilai daerah paling rawan saat pemilu di Kalimantan.

“Saya tadi meminta kepada ketua bawaslu, bahwa dari pernyataan bawaslu pusat bahwa Kalsel termasik rawan. Saya tidak tahu variabelnya apa untuk mengukur rawan ataupun sangat rawan dari segi apa? Kalau daerah sangat rawan disebutkan ada Papua dan Kaltim, kalau Kalsel kategorinya rawan saja,” bebernya.

Selama ini,ujarnya, pada pilkada tahun lalu Kalsel juga dikatakan rawan. “Buktinya tidak ada masalah. Jadi rawannya apa? Apakah rawan karena distribusi logistik medannya susah? Kalau penyebabnya itu, saya dan pak kapolda siap fasilitasi sampai ke tempat tujuan,” tambahnya.

Pangdam juga melihat dari indikasi nasional bahwa kelemahan pemilu terletak pada ketidakdewasaan masyarakat dalam berpolitik. Artinya bahwa saat ini sudah agak menonjol politik identitas. Hal itu sudah dirasakan sejak pilkada yang lalu. Tugas TNI, ujarnya, membantu KPU untuk menyampaikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap kedewasaan berpolitik.

“Saya tidak menghendaki ada tindakan represif atau tindakan hukum yang mengharuskan kita berhadapan dengan masyarakat. Persoalan itu harus kita selesaikan bersama sebagai upaya preventif,” jelasnya.

Rel/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here